Laboratorium Pengecoran dan Rekayasa Permukaan Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Program Mobilitas Akademik Riset sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis riset yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang penelitian dan pengembangan teknologi material. Program mobilitas akademik riset ini diikuti oleh mahasiswa atas nama Alvin Acyuta Disyus (NIM 23050754171), dan Ary Andhika Rizky Wibowo (23050754182), dengan bimbingan dosen pembimbing akademik, yaitu Dr. Mochamad Arif Irfa’i, S.Pd., M.T., yang bertujuan untuk mendukung pencapaian capaian pembelajaran lulusan, meningkatkan kemampuan riset mahasiswa, serta menjadi dasar dalam penyusunan Artikel Ilmiah dan Laporan Akhir Mobilitas Akademik Riset.
Program Mobilitas Akademik Riset ini dirancang secara sistematis untuk memberikan pengalaman penelitian secara langsung kepada mahasiswa melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan eksperimen di laboratorium. Penelitian yang dilakukan berfokus pada optimasi proses flame spray coating hydroxyapatite (nHA) pada substrat stainless steel 316L melalui variasi interlayer Al₂O₃, TiO₂, dan ZrO₂ serta variasi tingkat kekasaran permukaan substrat. Melalui kegiatan riset ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kegiatan penelitian eksperimental yang sesungguhnya.
(Peran Mahasiswa dalam Kegiatan Operasional dan Teknis)
Selama pelaksanaan program mobilitas akademik riset, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari studi literatur, perancangan eksperimen, persiapan spesimen, hingga analisis data hasil pengujian. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam melaksanakan penelitian eksperimental di bidang teknik material dan rekayasa permukaan.
Mahasiswa melakukan persiapan substrat stainless steel 316L melalui proses pengukuran, pemotongan, pembersihan, serta perlakuan permukaan menggunakan metode sandblasting untuk menghasilkan variasi tingkat kekasaran permukaan. Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan proses aplikasi interlayer menggunakan material Al₂O₃, TiO₂, dan ZrO₂ serta melakukan deposisi lapisan hydroxyapatite menggunakan metode flame spray coating.
(Pelaksanaan Kegiatan dan Penerapan Prosedur Kerja)
Selama kegiatan riset berlangsung, mahasiswa melaksanakan seluruh tahapan eksperimen sesuai prosedur penelitian yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut meliputi proses sandblasting, pelapisan interlayer, pelapisan hydroxyapatite, pengujian adhesi berdasarkan standar ASTM C633, serta pengukuran ketebalan lapisan coating.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengaruh variasi interlayer, ukuran partikel, dan kekasaran permukaan terhadap kualitas lapisan coating. Selain itu, mahasiswa juga memahami pentingnya pengendalian parameter proses seperti jarak penyemprotan, tekanan gas, dan kestabilan nyala api dalam menghasilkan lapisan coating yang berkualitas.
(Kontribusi dan Hasil Kegiatan Magang)
Hasil pelaksanaan mobilitas akademik riset menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil melaksanakan proses flame spray coating pada seluruh spesimen penelitian. Penelitian ini menghasilkan data eksperimental mengenai kekuatan adhesi, massa coating, dan ketebalan lapisan hydroxyapatite pada substrat stainless steel 316L dengan berbagai variasi perlakuan.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penggunaan interlayer dan variasi ukuran mesh hydroxyapatite memberikan pengaruh terhadap kualitas lapisan coating yang dihasilkan. Penggunaan interlayer terbukti mampu meningkatkan kualitas adhesi lapisan serta mengurangi potensi terjadinya delaminasi. Sementara itu, variasi ukuran mesh memengaruhi kualitas deposisi partikel, ketebalan lapisan, dan kestabilan coating.
Selain menghasilkan data penelitian, kegiatan ini juga memberikan peningkatan kompetensi mahasiswa dalam bidang eksperimen material, analisis data, interpretasi hasil penelitian, serta penyusunan laporan ilmiah.
(Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) )
Selama pelaksanaan riset, seluruh kegiatan dilakukan dengan tetap mengutamakan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mahasiswa diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, kacamata pelindung, sarung tangan, dan perlengkapan keselamatan lainnya sesuai dengan prosedur laboratorium.
Penerapan aspek K3 tersebut bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja selama proses sandblasting, flame spray coating, maupun pengujian material. Selain itu, penerapan K3 juga menanamkan kesadaran kepada mahasiswa mengenai pentingnya budaya keselamatan dalam kegiatan penelitian laboratorium.
(Komitmen Pembelajaran Berbasis Industri)
Program Mobilitas Akademik Riset yang dilaksanakan di Laboratorium Pengecoran dan Rekayasa Permukaan S1 Teknik Mesin UNESA memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman penelitian secara langsung. Melalui keterlibatan aktif dalam setiap tahapan penelitian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis dan praktis mengenai teknologi flame spray coating, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analisis ilmiah, serta profesionalisme yang dibutuhkan dalam dunia akademik maupun industri di masa mendatang.
Ditulis Oleh :
Alvin Acyuta Disyus
Ary Andhika Rizky Wibowo
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































