Oleh: Qila Najwah Camilla
Sebagai pemateri, kami Sub-kelompok 5, Regu 4 KKN UNTAG Surabaya, telah melaksanakan kegiatan penyuluhan kebersihan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), saya merasakan bahwa topik ini bukan sekadar materi seminar yang disampaikan lalu selesai begitu saja. Bagi saya, pembahasan tentang kebersihan justru sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi ibu-ibu PKK Desa Sukorejo Bungah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. Dalam penyuluhan ini, saya berusaha menyampaikan bahwa kebersihan adalah fondasi kesehatan, dan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat mencegah berbagai penyakit menular.
Di hadapan peserta, kami menekankan bahwa PHBS bukan hanya konsep, melainkan kebiasaan sadar yang perlu diterapkan dalam rumah tangga. Mulai dari mencuci tangan pakai sabun, menggunakan air bersih, menjaga sanitasi toilet, mengelola sampah, hingga mengonsumsi gizi seimbang, semuanya adalah bagian dari upaya sederhana yang berdampak besar. Sebagai pemateri, saya ingin para ibu PKK melihat bahwa perubahan perilaku sehat tidak selalu harus dimulai dari langkah besar, karena justru dari rutinitas harianlah kesehatan keluarga dibangun.
Salah satu bagian yang paling saya tekankan adalah kebersihan diri. Menurut saya, ibu-ibu perlu mendapatkan penguatan bahwa hal-hal seperti mandi rutin, merawat kuku dan rambut, memakai pakaian bersih, serta menyikat gigi secara teratur adalah bentuk kepedulian terhadap tubuh sendiri. Pesan ini penting karena kebersihan diri menjadi dasar sebelum melangkah ke kebersihan rumah dan lingkungan yang lebih luas. Saya menyampaikan materi ini dengan harapan peserta dapat menjadikannya kebiasaan yang juga ditularkan kepada anak-anak di rumah.
Saya juga menyoroti praktik cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan yang sangat sederhana tetapi sering diabaikan. Tangan adalah media utama perpindahan kuman, sehingga enam langkah cuci tangan perlu dilakukan dengan benar, terutama sebelum makan, setelah dari toilet, setelah membuang sampah, dan setelah batuk atau bersin. Dalam penyampaian saya, bagian ini terasa sangat penting karena kebiasaan kecil seperti ini justru bisa mencegah gangguan kesehatan yang sering muncul di lingkungan rumah tangga.
Selain itu, saya juga mengajak peserta memperhatikan kebersihan pangan dan sanitasi lingkungan. Makanan dan minuman yang tidak higienis dapat menjadi jalur masuk kuman ke tubuh, sedangkan sampah, saluran air yang tersumbat, dan toilet yang kotor dapat menjadi sumber berkembangnya penyakit. Karena itu, saya menekankan pentingnya penggunaan air bersih, mencuci bahan makanan, menutup makanan matang, serta menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. Saya merasa bagian ini sangat relevan bagi ibu-ibu PKK karena merekalah yang paling dekat dengan pengelolaan dapur dan rumah tangga setiap hari.
Dalam sesi penyuluhan ini, saya juga mengenalkan GERMAS sebagai gerakan bersama untuk hidup sehat. Saya menyampaikan bahwa aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, menjaga lingkungan, serta cek kesehatan rutin adalah langkah yang perlu ditumbuhkan bersama di keluarga dan masyarakat. Bagi saya, ini bukan hanya tentang teori kesehatan, tetapi tentang membangun budaya baru di desa yang lebih peduli pada kebersihan dan pencegahan penyakit.
Di akhir kegiatan, saya mengajak peserta untuk melakukan refleksi sederhana, kebiasaan sehat apa yang sudah dilakukan, apa yang masih perlu diperbaiki, dan perubahan kecil apa yang bisa dimulai dari hari itu juga. Momen ini menjadi bagian yang paling berkesan bagi saya sebagai pemateri, karena saya melihat bahwa perubahan memang dimulai dari diri sendiri, lalu bergerak ke keluarga, dan akhirnya membentuk lingkungan yang lebih sehat. Itulah pesan utama yang ingin saya sampaikan kepada ibu-ibu PKK Desa Sukorejo Bungah: kebersihan bukan beban, melainkan investasi kesehatan jangka panjang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































