Selama ini Kota Batu banyak dikenal karena wisata dan udaranya yang sangat sejuk, ternyata kota ini juga menyimpan banyak sekali cerita sejarah sakral nya yang belum banyak diketahui oleh orang-orang. Salah satunya adalah Punden Andong yang berada di Desa Oro-oro Ombo.
Punden yang memiliki nama asli yaitu Petilasan Mbah Muhammad Imam Syafi’i ini dipercaya banyak masyarakat sebagai Petilasan salah satu tokoh yang membuka lahan atau babat alas hingga akhirnya menjadi kawasan permukiman di Oro-oro Ombo selain Punden Mbah Sentono & Reken. Berbeda dengan punden pada umumnya yang biasanya berupa makam, Punden Andong memiliki bentuk sebuah batu, batu ungkal yang diyakini memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu bagian dari cerita awal berdirinya wilayah tersebut.
Hingga sekarang, Punden Andong masih sering digunakan untuk kegiatan adat dan spiritual desa setempat, seperti contohnya yaitu selamatan desa ataupun peringatan malam 1 Suro. Tempat ini juga berada tidak jauh dari kawasan wisata, sehingga banyak orang berharap keberadaannya bisa dikenal sebagai salah satu bagian dari sejarah dan kebudayaan yang masih eksis keberadaannya di kota Batu, bukan hanya sekedar tempat yang dilewati begitu saja.
Yang menariknya adalah, sebagian besar kisah tentang Punden Andong ini masih diwariskan secara tutur dari pada sesepuh dan juru pelihara, juru pelihara yang kami temui pada saat melakukan penggalian data informasi yaitu Pak Sukardi, dengan metode penggalian data yang kami lakukan adalah dengan melakukan wawancara dan observasi langsung dengan Juru pelihara nya.

Punden Andong telah menjadi bukti bahwa di balik pesatnya perkembangan Kota Batu sebagai kota wisata, masih ada warisan budaya yang layak sekali untuk dijaga. Menjaga Punden bukan hanya soal melestarikan dan merawat sebuah situs saja, melainkan juga menjaga cerita, identitas, dan kisah perjalanan panjang masyarakat yang dulu membangun daerah tersebut.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































