BATANG, 14 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 melaksanakan program pemetaan administrasi dan fasilitas umum di Desa Kemligi, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program tersebut menghasilkan Peta Administrasi dan Fasilitas Umum Desa Kemligi yang diserahkan kepada perangkat desa pada Jumat (14/8/2026).
Program pemetaan ini dilakukan sebagai upaya menyediakan informasi spasial yang dapat mendukung perencanaan dan pembangunan Desa Kemligi. Peta yang dihasilkan memuat informasi mengenai batas wilayah serta persebaran fasilitas umum sehingga kondisi wilayah desa dapat dikenali secara lebih sistematis.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Teknik Geologi, Zulfa Hamida, berperan dalam penyusunan Peta Administrasi dan Fasilitas Umum Desa Kemligi. Kegiatan tersebut mencakup survei lapangan, pengambilan titik koordinat, pengolahan data, hingga digitalisasi menggunakan perangkat lunak ArcGIS.
Pelaksanaan program berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Tahapan kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi wilayah sekaligus mendata berbagai fasilitas umum yang terdapat di Desa Kemligi.
Pengambilan data dilakukan dengan mencatat titik koordinat fasilitas menggunakan perangkat Avenza dan Google Earth. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi posisi fasilitas umum secara lebih akurat sebagai dasar dalam penyusunan data spasial Desa Kemligi.
Data yang diperoleh dari survei lapangan selanjutnya dikumpulkan dan diolah menjadi data spasial. Proses tersebut dilanjutkan dengan digitalisasi menggunakan ArcGIS untuk menyusun informasi wilayah ke dalam bentuk peta yang lebih terstruktur dan mudah dibaca.
Peta yang disusun memuat sejumlah informasi penting mengenai wilayah Desa Kemligi. Di antaranya batas administrasi desa, batas dusun/RT, jaringan jalan, aliran sungai, serta persebaran fasilitas umum yang terdapat di wilayah tersebut.
Fasilitas umum yang dipetakan meliputi balai desa, tempat ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), lapangan, dan makam. Informasi tersebut disajikan dalam satu peta untuk memberikan gambaran mengenai kondisi serta persebaran fasilitas di wilayah Desa Kemligi.

Melalui pemetaan tersebut, informasi mengenai wilayah Desa Kemligi dapat disajikan secara lebih sistematis. Keberadaan peta juga memberikan gambaran spasial mengenai persebaran fasilitas umum yang dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan maupun arah pengembangan wilayah.
Kepala Desa Kemligi, Karbolah, menyambut baik hasil pemetaan yang dilakukan mahasiswa KKN Undip. Ia menilai peta tersebut dapat membantu pemerintah desa dalam melihat batas wilayah dan persebaran fasilitas umum di Desa Kemligi.
“Peta ini sangat membantu kami dalam melihat batas wilayah dan persebaran fasilitas umum di Desa Kemligi. Kami berharap peta ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pendukung dalam perencanaan pembangunan desa,” ujar Karbolah.
Penyerahan hasil pemetaan dilakukan pada Jumat (14/8/2026) kepada perangkat Desa Kemligi. Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian program yang meliputi survei lapangan, pengambilan titik koordinat, pengolahan data, digitalisasi, hingga penyusunan layout peta.
Dengan adanya Peta Administrasi dan Fasilitas Umum Desa Kemligi, pemerintah desa diharapkan memiliki media informasi spasial untuk mengenali batas wilayah, mengetahui persebaran fasilitas umum, serta melihat potensi pengembangan wilayah dari aspek pembangunan. Data spasial tersebut juga dapat diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan Desa Kemligi.
Penulis: Zulfa Hamida, Mahasiswa Universitas Diponegoro
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































