Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
    1001651572 2

    Menembus Tanjakan, Menembus Batas Saat Tim Kesehatan TMMD Ke-129 Memilih Datangi Pasien Bukan Menunggu Mereka Datang

    Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?

    Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?

    Sorak Betawi Condet 2026 Rayakan Budaya Betawi Melalui Festival, Workshop, dan Pemberdayaan Komunitas

    Sorak Betawi Condet 2026 Rayakan Budaya Betawi Melalui Festival, Workshop, dan Pemberdayaan Komunitas

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Dokumentasi Unsplash Milik Delsie

    Refleksi Hari Anak Sedunia: Sudahkah Anak Indonesia Benar Benar Terlindungi?

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

    Kampung Literasi Pekijing

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

  • Ekonomi & Bisnis
    Picture2

    Bagaimana Konten Unik Membangun Kepercayaan dan Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang

    Kementerian Perhubungan mencatat program diskon tarif penyeberangan selama periode libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang atau 90,04 persen dari target sebanyak 1.206.585 penerima manfaat hingga 4 Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas antardaerah. (Foto: Humas Kementerian Perhubungan)

    Penerima Manfaat Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 1,08 Juta Penumpang

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

  • Internasional
    Discrimination Against Shincheonji

    Stigma Across Borders: Concern Grows Over Discrimination Against Shincheonji Members Abroad

    Religious scholars sign an appeal requesting an end to the detention of Shincheonji Chairman Lee Man-hee at the European Academy of Religion conference in Rome

    Detention of a 95-Year-Old Religious Leader Damages Korea’s Reputation: European Scholars of Religion Call for the Release of Chairman Lee Man-hee

    Vietnam, Halong bay

    Vietnam Potong Bebas Visa WNI Jadi 14 Hari, Ini yang Perlu Diketahui

    Sinergi Kemlu dan PIS Berhasil Kawal Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

    Sinergi Kemlu dan PIS Berhasil Kawal Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

    Selat Hormuz

    Selat Hormuz Ditutup Kembali, Pemerintah RI Pantau Dampak Harga BBM

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

  • Nasional
    Screenshot 20260730 2035312

    Efisiensi Anggaran Bukan Sekadar Menghemat: Saatnya Mengukur Kualitas Pelayanan Publik

    Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang bersama warga Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga bergotong royong mengangkut batu serta mengerjakan pembangunan jalan di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/7/2026).

    Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD Ke-129 Tinggalkan Kisah Kebersamaan yang Menginspirasi

    Anggota tim kesehatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang memberikan pemeriksaan kesehatan kepada seorang lansia di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

    Humanis dan Menginspirasi, Satgas TMMD Ke-129 Sisihkan Waktu Layani Lansia

    Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman

    Balai POM di Bima Dorong Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman

    Pengendara sepeda motor melintasi jalan hasil pembangunan TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, yang kini mempermudah aktivitas dan mobilitas warga.

    TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Hadirkan Jalan Layak, Aktivitas Warga Desa Pasirgadung Meningkat

    WhatsApp Image 2026 07 27 at 12.18.20

    Wakil Bupati Bantaeng Tinjau Penangkaran Benih, Dukung Inovasi A’LamungBine

    Suasana kekeluargaan saat personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang menikmati sarapan pagi yang disiapkan orang tua asuh di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, sebelum melaksanakan pekerjaan TMMD.

    Sarapan Bersama Orang Tua Asuh, Penyemangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang

    Warga bersama personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang menyaksikan air bersih mengalir dari sumur bor di Masjid Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, sebagai harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau.

    Di Balik Kerja Keras Satgas TMMD, Air Bersih Kini Menjadi Anugerah bagi Warga Pangburangan

    WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.11.41 AM

    Rapat Teknis Paket Program Kerja Sama Pemerintah Daerah dalam Mendukung Kebijakan Kementerian ATR/BPN

  • Properti
    Dirut WIKA Beton didampimgi Manajer PCP Lampung Selatan berbincang dengan pekerja

    Di Tengah Tekanan Sektor Konstruksi Semester 1, WIKA Beton Mampu Jaga Margin dan Pangkas Utang

    KEK ETKI Banten, D-HUB SEZ, Layanan Kesehatan, Pendidikan, dan Teknologi Bertaraf Global di BSD City

    KEK ETKI Banten, D-HUB SEZ, Layanan Kesehatan, Pendidikan, dan Teknologi Bertaraf Global di BSD City

    Dua Arsitek, Satu Visi: Iwan Sunito dan Koichi Takada Rancang "City Within a City" Baru untuk Sydney

    Dua Arsitek, Satu Visi: Iwan Sunito dan Koichi Takada Rancang “City Within a City” Baru untuk Sydney

    Tahap 1 Klaster Monard di The Armont Residences, BSD City Terjual Habis

    Tahap 1 Klaster Monard di The Armont Residences, BSD City Terjual Habis

    Handover Perdana, Trésor di BSD City Lengkapi Pengalaman Penghuni dengan The 61 Clubhouse

    Handover Perdana, Trésor di BSD City Lengkapi Pengalaman Penghuni dengan The 61 Clubhouse

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Wika Beton Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

  • Lainnya
    • Hiburan dan Event
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Opini
    • Profil
  • Belanja

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    1001651572 2

    Menembus Tanjakan, Menembus Batas Saat Tim Kesehatan TMMD Ke-129 Memilih Datangi Pasien Bukan Menunggu Mereka Datang

    Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?

    Ketika Negara Sibuk Menjaga Perbatasan, Siapa yang Menjaga Pikiran Warganya?

    Sorak Betawi Condet 2026 Rayakan Budaya Betawi Melalui Festival, Workshop, dan Pemberdayaan Komunitas

    Sorak Betawi Condet 2026 Rayakan Budaya Betawi Melalui Festival, Workshop, dan Pemberdayaan Komunitas

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Kemen PPPA Perkuat Penataan Daycare Nasional untuk Cegah Kekerasan terhadap Anak

    Dokumentasi Unsplash Milik Delsie

    Refleksi Hari Anak Sedunia: Sudahkah Anak Indonesia Benar Benar Terlindungi?

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

    Kampung Literasi Pekijing

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

  • Ekonomi & Bisnis
    Picture2

    Bagaimana Konten Unik Membangun Kepercayaan dan Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang

    Kementerian Perhubungan mencatat program diskon tarif penyeberangan selama periode libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang atau 90,04 persen dari target sebanyak 1.206.585 penerima manfaat hingga 4 Juli 2026. Program tersebut menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas antardaerah. (Foto: Humas Kementerian Perhubungan)

    Penerima Manfaat Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 1,08 Juta Penumpang

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000, Ini Cara Jitu Raup Dollar Lewat Guest Post Marketplace

    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

  • Internasional
    Discrimination Against Shincheonji

    Stigma Across Borders: Concern Grows Over Discrimination Against Shincheonji Members Abroad

    Religious scholars sign an appeal requesting an end to the detention of Shincheonji Chairman Lee Man-hee at the European Academy of Religion conference in Rome

    Detention of a 95-Year-Old Religious Leader Damages Korea’s Reputation: European Scholars of Religion Call for the Release of Chairman Lee Man-hee

    Vietnam, Halong bay

    Vietnam Potong Bebas Visa WNI Jadi 14 Hari, Ini yang Perlu Diketahui

    Sinergi Kemlu dan PIS Berhasil Kawal Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

    Sinergi Kemlu dan PIS Berhasil Kawal Kapal Gamsunoro Lintasi Selat Hormuz dengan Aman

    Selat Hormuz

    Selat Hormuz Ditutup Kembali, Pemerintah RI Pantau Dampak Harga BBM

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

  • Nasional
    Screenshot 20260730 2035312

    Efisiensi Anggaran Bukan Sekadar Menghemat: Saatnya Mengukur Kualitas Pelayanan Publik

    Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang bersama warga Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga bergotong royong mengangkut batu serta mengerjakan pembangunan jalan di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/7/2026).

    Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD Ke-129 Tinggalkan Kisah Kebersamaan yang Menginspirasi

    Anggota tim kesehatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang memberikan pemeriksaan kesehatan kepada seorang lansia di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

    Humanis dan Menginspirasi, Satgas TMMD Ke-129 Sisihkan Waktu Layani Lansia

    Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman

    Balai POM di Bima Dorong Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman

    Pengendara sepeda motor melintasi jalan hasil pembangunan TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, yang kini mempermudah aktivitas dan mobilitas warga.

    TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Hadirkan Jalan Layak, Aktivitas Warga Desa Pasirgadung Meningkat

    WhatsApp Image 2026 07 27 at 12.18.20

    Wakil Bupati Bantaeng Tinjau Penangkaran Benih, Dukung Inovasi A’LamungBine

    Suasana kekeluargaan saat personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang menikmati sarapan pagi yang disiapkan orang tua asuh di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, sebelum melaksanakan pekerjaan TMMD.

    Sarapan Bersama Orang Tua Asuh, Penyemangat Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang

    Warga bersama personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang menyaksikan air bersih mengalir dari sumur bor di Masjid Kampung Pangburangan, Desa Pasirgadung, sebagai harapan baru bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau.

    Di Balik Kerja Keras Satgas TMMD, Air Bersih Kini Menjadi Anugerah bagi Warga Pangburangan

    WhatsApp Image 2026 07 28 at 11.11.41 AM

    Rapat Teknis Paket Program Kerja Sama Pemerintah Daerah dalam Mendukung Kebijakan Kementerian ATR/BPN

  • Properti
    Dirut WIKA Beton didampimgi Manajer PCP Lampung Selatan berbincang dengan pekerja

    Di Tengah Tekanan Sektor Konstruksi Semester 1, WIKA Beton Mampu Jaga Margin dan Pangkas Utang

    KEK ETKI Banten, D-HUB SEZ, Layanan Kesehatan, Pendidikan, dan Teknologi Bertaraf Global di BSD City

    KEK ETKI Banten, D-HUB SEZ, Layanan Kesehatan, Pendidikan, dan Teknologi Bertaraf Global di BSD City

    Dua Arsitek, Satu Visi: Iwan Sunito dan Koichi Takada Rancang "City Within a City" Baru untuk Sydney

    Dua Arsitek, Satu Visi: Iwan Sunito dan Koichi Takada Rancang “City Within a City” Baru untuk Sydney

    Tahap 1 Klaster Monard di The Armont Residences, BSD City Terjual Habis

    Tahap 1 Klaster Monard di The Armont Residences, BSD City Terjual Habis

    Handover Perdana, Trésor di BSD City Lengkapi Pengalaman Penghuni dengan The 61 Clubhouse

    Handover Perdana, Trésor di BSD City Lengkapi Pengalaman Penghuni dengan The 61 Clubhouse

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Vyorelle Vireya BSD City Klaster Hunian Terbaru Raih Antusiasme Positif Pasar

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Island Villa: Hunian Ultra-Luxury Terbaru di NavaPark BSD City

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Prospera Hub, Business Loft Modern Bernilai Investasi Tinggi di Grand Wisata Bekasi

    Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

    Wika Beton Concrete Level Crossing (CLC) untuk Revitalisasi Perlintasan Rel Kereta Api

  • Lainnya
    • Hiburan dan Event
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Opini
    • Profil
  • Belanja
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Anak Sekolah Dasar dan Vape: Potret Krisis Kesehatan Perkotaan antara Rasa Manis, Daya Tarik Aroma, dan Kesehatan Mental

yohanessoares21385 by yohanessoares21385
23 October 2025
in Opini
A A
0
ChatGPT Image 22 Okt 2025 22.26.27
905
SHARES
1.3k
VIEWS

Anak Sekolah Dasar dan Vape: Potret Krisis Kesehatan Perkotaan antara Rasa Manis, Daya Tarik Aroma, dan Kesehatan Mental

Perkembangan kota yang cepat bukan hanya mengubah lanskap fisik, tetapi juga membentuk pola sosial dan budaya baru termasuk cara anak-anak berinteraksi dengan produk-produk konsumsi modern. Salah satu fenomena yang mengkhawatirkan di banyak kota adalah kemunculan konsumsi vape (rokok elektrik) di kalangan anak usia sekolah dasar (SD). Daya tarik utama yang sering disebutkan, rasa manis dan aroma “enak” atau “kekinian”. Namun di balik kepulan uap yang beraroma manis itu tersimpan masalah kesehatan fisik, risiko ketergantungan, dan dampak kompleks pada kesehatan mental anak. Esai ini mencoba menggambarkan fenomena tersebut secara luas, kritis, tajam, mendalam, dan reflektif.

1. Fenomena di Lapangan, Dari Rasa Manis ke Kepulan Pertama

Fenomena anak-anak usia sekolah dasar yang mulai mengenal dan mengonsumsi vape menjadi potret nyata dari perubahan gaya hidup urban yang semakin kompleks. Di tengah derasnya arus informasi dan budaya digital, vape bukan lagi sekadar produk untuk perokok dewasa, melainkan telah mengalami pergeseran makna menjadi simbol gaya hidup modern dan kesenangan instan bahkan di mata anak-anak. Di kawasan perkotaan, terutama lingkungan padat dengan pengawasan sosial yang longgar, vape muncul sebagai bentuk mainan berasap yang dikaitkan dengan rasa ingin tahu, eksperimentasi, dan pencarian identitas sosial anak.

Produk vape modern sengaja dirancang agar menarik secara sensorik dan visual. Varian rasa buah, permen, dan minuman populer seperti bubble gum, strawberry milk, atau cola ice menghadirkan kesan manis yang menggoda, menutupi risiko nikotin di baliknya. Bentuk perangkat yang kecil, berwarna-warni, bahkan menyerupai flashdisk atau pulpen digital semakin memperkuat persepsi bahwa vape adalah benda yang aman dan keren. Di banyak kasus, anak-anak mendapatkan akses vape bukan melalui toko resmi, tetapi melalui teman sebaya, penjual keliling di sekitar sekolah, atau bahkan daring tanpa batasan usia.

Faktor sosial juga memainkan peran penting. Dalam dinamika kelompok sebaya, vape menjadi sarana untuk  diakui tanda kedewasaan semu yang membedakan antara anak biasa dan anak keren. Fenomena ini memperlihatkan bahwa motivasi anak bukan semata-mata untuk merokok, tetapi untuk mengalami sesuatu yang dianggap dewasa dan trendi. Ketika rasa manis dan aroma enak menjadi pembenaran, maka tindakan mengisap vape berubah dari sekadar konsumsi menjadi bentuk ekspresi sosial dan identitas diri.

Lebih dari itu, maraknya narasi yang salah di masyarakat seperti anggapan bahwa vape hanya berisi uap air atau tidak berbahaya turut menurunkan kewaspadaan publik. Narasi ini sering diperkuat oleh konten media sosial, iklan terselubung, atau bahkan percakapan santai di rumah dan sekolah. Anak-anak, dengan kemampuan berpikir kritis yang belum matang, mudah menyerap pesan-pesan tersebut tanpa menyadari konsekuensi kesehatan di baliknya.

Secara kritis, fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya konsumtif perkotaan dan lemahnya literasi kesehatan telah melahirkan generasi muda yang terjebak dalam ilusi rasa manis dan aroma menyenangkan. Vape bukan lagi simbol pelarian orang dewasa, melainkan bentuk baru dari komodifikasi masa kanak-kanak di mana industri menjual sensasi dan identitas melalui asap yang harum, sementara risiko kesehatan fisik dan mental tersembunyi di balik kepulan pertama yang tampak polos.

2. Dampak Fisik: Nikotin, Zat Kimia, dan Tubuh Anak yang Rentan

Di balik kepulan asap beraroma stroberi atau permen karet, tersembunyi ancaman serius bagi tubuh anak yang masih berada dalam fase pertumbuhan. Vape sering kali dikira sekadar menghasilkan uap air, padahal komposisinya jauh lebih kompleks dan berisiko. Cairan vape umumnya mengandung nikotin, zat adiktif utama dalam rokok, serta propilen glikol, gliserin vegetal, dan berbagai perasa kimia sintetis. Kombinasi bahan-bahan ini, ketika dipanaskan, menghasilkan aerosol, partikel halus yang menembus jauh ke jaringan paru-paru anak.

Pada anak usia sekolah dasar, otak dan sistem saraf masih dalam tahap perkembangan intensif. Paparan nikotin pada usia dini dapat mengubah cara kerja neurotransmiter di otak, menurunkan kemampuan konsentrasi, memperlemah memori jangka pendek, dan meningkatkan risiko gangguan kontrol impuls serta kecanduan jangka panjang. Otak yang seharusnya menyerap pelajaran kini justru terperangkap dalam pola ketergantungan kimia yang dapat bertahan hingga dewasa.

Lebih jauh, sistem pernapasan anak jauh lebih sensitif dibanding orang dewasa. Partikel aerosol yang dihirup dapat mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan batuk kronis, gangguan pernapasan, atau bahkan memperparah kondisi asma yang banyak dialami anak di perkotaan. Zat kimia seperti formaldehid dan acrolein hasil samping dari pemanasan cairan vape dikenal bersifat toksik dan berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan paru dalam jangka panjang.

Ironisnya, rasa manis dan aroma yang menyenangkan justru menjadi pintu masuk berbahaya. Pemanis dan perasa buatan membuat vape tampak aman dan menyenangkan, menipu indera anak bahwa mereka hanya sedang bermain asap rasa buah. Padahal di setiap hisapan tersimpan proses biologis yang mempercepat adiksi, menurunkan fungsi organ vital, dan membuka jalan bagi berbagai penyakit kronis di masa depan.

Dengan demikian, rasa manis yang melekat pada vape bukan sekadar soal cita rasa ia adalah mekanisme manipulatif yang memuluskan jalannya bahaya menuju tubuh dan otak anak-anak yang belum siap menerima dampak jangka panjangnya. Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahaya modern sering datang dengan aroma yang menenangkan, tetapi meninggalkan jejak yang menggerogoti dari dalam.

3. Dampak Psikososial dan Kesehatan Mental, Lebih Dari Sekadar Kecanduan

Fenomena anak-anak sekolah dasar yang menggunakan vape membuka babak baru dalam masalah kesehatan mental dan sosial masyarakat urban. Jika pada pandangan pertama vape tampak hanya sebagai masalah zat adiktif, maka di baliknya tersembunyi lapisan kompleks tentang pencarian identitas, tekanan sosial, dan ketidakhadiran sistem protektif sosial yang memadai.

Pada usia sekolah dasar, anak-anak berada dalam fase krusial pembentukan identitas diri dan kebutuhan akan penerimaan sosial. Vape, dengan kemasan berwarna dan aroma menyenangkan, muncul sebagai simbol kekinian yang memberi rasa eksklusif di antara teman sebaya. Di titik ini, perilaku mengisap vape bukan lagi sekadar konsumsi zat, melainkan ritual sosial untuk merasa diterima dan dianggap dewasa. Tekanan teman sebaya dan keinginan untuk tidak tertinggal dalam tren menjadi pintu masuk yang kuat bagi anak untuk mencoba hal yang berisiko tanpa memahami konsekuensinya.

Masalah ini semakin mengkhawatirkan karena vaping di lingkungan sekolah dapat menormalkan perilaku berisiko, menurunkan persepsi bahaya, dan mempercepat penyebaran perilaku imitasi. Ketika satu anak dianggap keren karena membawa vape beraroma mangga, yang lain mungkin terdorong untuk mencobanya. Dalam jangka panjang, hal ini menciptakan budaya permisif terhadap penggunaan zat, bahkan sebelum mereka memahami konsep adiksi atau kesehatan.

Dari sisi psikologis, nikotin memengaruhi sistem neurotransmiter yang mengatur emosi dan kontrol impuls. Anak yang sering terpapar nikotin cenderung memiliki kesulitan mengendalikan dorongan, lebih mudah gelisah, dan memiliki gangguan perhatian (seperti ADHD) yang semakin parah. Kondisi ini tidak hanya mengganggu prestasi belajar, tetapi juga menimbulkan kerentanan emosional seperti mudah marah, cemas, atau sulit fokus.

Lebih jauh lagi, berbagai penelitian menunjukkan korelasi antara penggunaan zat di usia dini dengan gangguan psikologis seperti depresi, perilaku agresif, dan gangguan kecemasan. Walau hubungan kausalnya kompleks melibatkan faktor keluarga, lingkungan, dan budaya sekolah penggunaan vape jelas memperbesar risiko munculnya masalah mental pada anak yang seharusnya sedang belajar mengenali dunia dengan rasa ingin tahu yang sehat.

Ironisnya, anak-anak yang sudah terlanjur menggunakan vape sering kali menghadapi stigma sosial. Mereka mungkin merasa malu, takut ketahuan guru atau orang tua, dan akhirnya menutup diri. Dalam situasi tanpa dukungan psikososial yang memadai, mereka mudah jatuh ke dalam siklus isolasi sosial dan rasa bersalah, yang justru memperburuk kondisi mentalnya.

Secara reflektif, fenomena ini mencerminkan kegagalan kolektif sistem sosial kita mulai dari keluarga yang kehilangan fungsi pengawasan, sekolah yang tidak memiliki sistem edukasi preventif, hingga lemahnya regulasi penjualan vape yang menargetkan anak-anak. Dalam konteks urban seperti Kota Manado, di mana paparan digital, gaya hidup modern, dan tekanan sosial tinggi bertemu, masalah ini bukan lagi isu individu, melainkan cermin buram dari rapuhnya ekosistem perlindungan anak di tengah arus modernitas.

Vape yang terlihat manis dan beraroma menyenangkan ternyata menyembunyikan kepedihan sosial: anak-anak yang seharusnya bermain dan belajar kini tersesat dalam kabut asap ilusi kedewasaan yang dibuat oleh industri dan diabaikan oleh masyarakatnya sendiri.

4. Faktor Struktural dan Budaya yang Memfasilitasi Fenomena

Fenomena anak-anak usia sekolah dasar yang mengonsumsi vape tidak muncul secara tiba-tiba atau dalam ruang kosong; ia tumbuh dari kombinasi kompleks antara struktur sosial, budaya konsumsi, dan lemahnya sistem perlindungan publik. Untuk memahami akar persoalan ini, kita perlu menelisik determinan yang bekerja di balik layar mulai dari strategi pemasaran industri hingga pola nilai dalam masyarakat urban yang permisif terhadap simbol modernitas semu.

Pertama, pemasaran rasa dan desain produk memainkan peran besar. Industri vape dengan cerdik memanfaatkan psikologi perkembangan anak dan tren media sosial untuk menciptakan citra bahwa vape adalah produk aman dan menyenangkan. Varian rasa seperti stroberi, permen karet, hingga minuman soda, dipadukan dengan desain perangkat berwarna cerah dan bentuk mini mirip USB, menjadikan vape tampak seperti gawai lucu ketimbang alat konsumsi zat adiktif. Meskipun secara hukum pemasaran yang menargetkan anak-anak dilarang, praktik promosi terselubung di media sosial dan influencer marketing berhasil menembus celah regulasi.

Kedua, aksesibilitas menjadi faktor yang memperparah. Anak-anak di wilayah perkotaan seperti Manado dapat dengan mudah membeli vape di warung dekat sekolah, toko daring, atau melalui teman sebaya yang lebih tua. Tidak adanya sistem verifikasi usia yang efektif di kanal penjualan daring serta lemahnya kontrol di tingkat lokal menjadikan anak-anak sebagai kelompok paling mudah terekspos. Ironisnya, kemudahan akses ini berjalan seiring dengan minimnya kesadaran orang tua dan sekolah terhadap bahaya vape.

Ketiga, ketiadaan pengawasan efektif menegaskan lemahnya sistem perlindungan anak dalam konteks kesehatan masyarakat. Banyak orang tua yang tidak tahu anaknya sudah menggunakan vape, guru yang ragu menegur karena menganggapnya bukan pelanggaran berat, dan pemerintah daerah yang belum memiliki mekanisme penegakan aturan yang jelas. Vape, yang semestinya dikategorikan dalam zat berisiko, justru berada dalam zona abu-abu regulasi.

Keempat, kesenjangan pengetahuan dan miskonsepsi publik memperburuk keadaan. Narasi populer seperti vape hanya uap air atau lebih aman dari rokok telah merasuki kesadaran masyarakat luas, termasuk kalangan terdidik. Edukasi kesehatan publik yang kurang sistematis menyebabkan banyak orang tua gagal mengenali gejala awal penggunaan vape atau bahkan menganggapnya tidak berbahaya.

Faktor terakhir yang tak kalah penting adalah konteks budaya urban. Dalam kehidupan perkotaan yang padat dan penuh tekanan seperti di Manado, anak-anak terpapar berbagai bentuk representasi gaya hidup digital. Media sosial berfungsi sebagai ruang rekrutmen budaya konsumsi, di mana perilaku vaping ditampilkan sebagai simbol gaul,  modern, atau bebas. Perubahan nilai di masyarakat urban dari komunal menjadi individualistik, dari gotong royong menjadi citra diri digital menciptakan ruang kosong yang diisi oleh tren-tren semu seperti ini.

Secara kritis, seluruh faktor di atas menunjukkan bahwa solusi individual semata seperti menegur anak atau menyita perangkat vape tidaklah cukup. Permasalahan ini membutuhkan intervensi struktural: kebijakan tegas tentang regulasi iklan dan distribusi vape, pengawasan lintas sektor antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, serta pendidikan publik yang masif dan berkelanjutan.

Fenomena anak SD yang mengisap vape dengan alasan aromanya enak sejatinya adalah alarm keras bahwa kita hidup di masyarakat yang gagal melindungi masa depan generasinya sendiri. Ketika aroma manis menutupi bahaya sistemik, maka tanggung jawab moral, politik, dan sosial harus dipikul bersama bukan hanya oleh individu, tetapi oleh seluruh ekosistem kota yang menamakan dirinya beradab.

5. Kritik terhadap Kebijakan dan Praktik Pendidikan Saat Ini

Fenomena meningkatnya penggunaan vape di kalangan anak usia sekolah dasar membuka ruang refleksi kritis terhadap kebijakan publik dan sistem pendidikan yang masih tertinggal dari dinamika sosial-budaya konsumsi baru. Sementara perhatian terhadap bahaya rokok konvensional telah menjadi bagian dari agenda kesehatan masyarakat selama bertahun-tahun, produk-produk alternatif seperti vape justru lolos dari radar kebijakan, pengawasan, dan pendidikan kesehatan di sekolah.

Pertama, kebijakan publik kita tertinggal dari realitas lapangan. Regulasi yang ada masih berfokus pada pengendalian rokok konvensional mulai dari pelarangan iklan, pembatasan area merokok, hingga peringatan kesehatan bergambar tanpa menjangkau kompleksitas produk vape. Padahal, vape kini hadir dalam berbagai bentuk, rasa, dan intensitas nikotin yang berbeda, bahkan kerap dipasarkan secara digital dengan visual yang memikat anak-anak. Tidak ada regulasi tegas tentang pembatasan rasa, bentuk kemasan, maupun larangan eksplisit terhadap pemasaran yang menyasar kelompok usia muda. Akibatnya, celah hukum ini memungkinkan industri untuk beroperasi secara bebas dengan membungkus bahaya dalam estetika gaya hidup kekinian.

Kedua, praktik pendidikan kesehatan di sekolah masih bersifat informatif dan dangkal. Kurikulum pendidikan kesehatan atau bimbingan konseling jarang mengajarkan kemampuan sosial dan psikologis yang relevan dengan konteks kehidupan anak perkotaan modern. Anak-anak hanya menerima pesan jangan merokok tanpa pembekalan terhadap tekanan teman sebaya, mekanisme resistensi terhadap tren, atau kemampuan berpikir kritis terhadap iklan digital. Akibatnya, pengetahuan tidak otomatis membentuk perilaku, karena yang hilang adalah dimensi psikososial dan emosional dari pendidikan kesehatan.

Ketiga, minimnya pelibatan orang tua dan komunitas memperparah kesenjangan intervensi. Banyak orang tua bahkan tidak tahu seperti apa bentuk vape, atau menganggapnya sekadar mainan berasap. Tanpa dukungan keluarga yang memahami tanda-tanda awal penggunaan vape, anak-anak kehilangan perlindungan primer di rumah. Sementara itu, masyarakat sekitar sekolah termasuk pedagang kecil dan tokoh lokal belum dilibatkan dalam sistem pengawasan dan pencegahan berbasis komunitas.

Keempat, pendekatan punitif masih mendominasi penanganan kasus di sekolah. Anak yang tertangkap menggunakan vape sering dihukum, dipermalukan, atau dikeluarkan dari sekolah. Pendekatan semacam ini bukan hanya gagal menyentuh akar masalah, tetapi juga dapat memperburuk kesehatan mental anak, menciptakan stigma, dan mendorong perilaku sembunyi-sembunyi. Sebaliknya, pendekatan rehabilitatif dan suportif melalui konseling, bimbingan psikologis, dan peer education lebih mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab tanpa menimbulkan trauma sosial.

Kritik terhadap kondisi ini menunjukkan adanya policy gap yang signifikan antara regulasi formal dan realitas sosial. Pengendalian vape di kalangan anak-anak tidak bisa hanya berbentuk larangan administratif, ia membutuhkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan regulasi produk, pendidikan kesehatan mental, dan dukungan komunitas. Pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus berkolaborasi membangun ekosistem perlindungan anak yang adaptif terhadap zaman digital.

Secara reflektif, fenomena ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan anak tidak boleh berhenti pada pengetahuan, tetapi harus menyentuh nilai, empati, dan daya kritis. Tanpa reformasi kebijakan dan pendidikan yang visioner, anak-anak kita akan terus menjadi korban dari sistem yang gagal membedakan antara gaya hidup modern dan konstruksi pasar yang memanipulasi rasa ingin tahu mereka.

6. Rekomendasi Komprehensif (Ringkas dan Reflektif)

Fenomena anak usia sekolah dasar yang mengonsumsi vape bukan hanya persoalan individu, tetapi sebuah krisis sosial dan kesehatan publik yang mencerminkan kegagalan sistemik dalam melindungi generasi muda dari bahaya modernitas tanpa batas etika. Untuk menjawab tantangan ini, dibutuhkan strategi lintas sektor yang berpijak pada prinsip pencegahan dini, kolaborasi, dan empati sosial. Pendekatan yang diusulkan harus bersifat komprehensif tidak hanya menindak perilaku, tetapi membangun ekosistem sosial yang sehat, kritis, dan reflektif terhadap budaya konsumsi yang manipulatif.

Regulasi ketat terhadap rasa dan pemasaran.
Pemerintah perlu menetapkan larangan terhadap varian rasa yang dirancang untuk menarik anak-anak, seperti rasa permen, buah, dan minuman manis. Desain perangkat yang menyerupai mainan atau alat tulis juga harus dibatasi. Selain itu, pengawasan terhadap iklan digital menjadi keharusan, mengingat media sosial telah menjadi ruang utama promosi tersembunyi yang menjangkau anak-anak tanpa kontrol usia.
Penegakan usia pembeli dan distribusi.
Regulasi tanpa pengawasan hanya menjadi simbolik. Diperlukan mekanisme verifikasi usia yang ketat dalam penjualan online maupun offline, serta sanksi tegas bagi penjual yang melayani pembeli di bawah umur. Pengawasan lintas lembaga antara dinas kesehatan, pendidikan, dan satuan polisi pamong praja harus diintegrasikan dalam sistem pemantauan bersama.
Kurikulum pendidikan kesehatan yang kontekstual.
Pendidikan kesehatan di sekolah dasar harus bertransformasi dari pendekatan informatif ke pendekatan psikososial dan partisipatif. Anak perlu dilatih keterampilan untuk menolak tekanan teman sebaya, memahami strategi pemasaran digital, dan menginternalisasi konsekuensi fisik serta mental dari perilaku berisiko. Proses pembelajaran bisa dikemas dalam diskusi kelompok, simulasi, atau proyek kreatif agar lebih relevan dengan realitas mereka.
Pelibatan keluarga dan komunitas.
Pencegahan akan lebih efektif jika dimulai dari rumah. Sekolah bersama dinas kesehatan dapat menyelenggarakan workshop bagi orang tua tentang tanda-tanda penggunaan vape, strategi komunikasi terbuka dengan anak, serta cara membangun lingkungan yang suportif. Komunitas lokal, termasuk tokoh agama dan organisasi masyarakat, juga dapat memperkuat pesan moral dan sosial tentang pentingnya menjaga anak dari bahaya adiksi.
Layanan konseling dan rehabilitasi ramah anak.
Pendekatan yang menghukum anak tidak menyelesaikan masalah, justru memperburuk kesehatan mental mereka. Oleh karena itu, sekolah perlu menyediakan layanan konseling yang ramah anak dan bebas stigma, yang fokus pada pemulihan, pendampingan, dan penguatan karakter. Kolaborasi dengan psikolog, pekerja sosial, dan tenaga kesehatan menjadi bagian dari sistem dukungan yang lebih manusiawi.
Kampanye sosial berbasis bukti.
Kampanye publik harus berbicara dengan bahasa yang emosional namun faktual. Alih-alih sekadar menampilkan larangan abstrak, pesan kampanye sebaiknya menonjolkan cerita nyata tentang dampak kesehatan, pengalaman pemulihan, dan testimoni teman sebaya. Pendekatan ini lebih efektif membangun kesadaran daripada menakut-nakuti.
Penelitian lokal dan pemantauan berkelanjutan.
Intervensi yang efektif harus berbasis data. Diperlukan penelitian lokal di kota-kota seperti Manado untuk memahami prevalensi, motivasi, dan jalur akses anak terhadap vape. Data empiris akan menjadi dasar bagi kebijakan yang kontekstual, realistis, dan adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat urban.

Secara reflektif, seluruh rekomendasi ini berpijak pada gagasan bahwa pencegahan bukan hanya tentang melarang, tetapi tentang mendidik, mendampingi, dan menumbuhkan kesadaran. Vape hanyalah gejala dari krisis yang lebih dalam krisis nilai, komunikasi, dan perhatian antar generasi. Maka, solusi sejati bukan sekadar membatasi asap, melainkan menyalakan kembali kepedulian sosial terhadap tumbuh kembang anak dalam dunia yang semakin kabur antara hiburan dan bahaya.

7. Refleksi Akhir Antara Kepulan Uap dan Tanggung Jawab Kolektif

Kepulan uap beraroma manis yang keluar dari sudut halaman sekolah dasar bukan sekadar pemandangan aneh ia adalah potret simbolik dari kegelisahan sosial perkotaan modern. Di balik asap yang harum, tersembunyi paradoks antara kemajuan dan kelalaian. Fenomena anak-anak usia sekolah dasar yang mengonsumsi vape karena rasa manis dan aroma menggoda bukan hanya menunjukkan perilaku menyimpang individu, tetapi juga memperlihatkan retaknya sistem nilai, lemahnya regulasi, dan rapuhnya ekosistem pendidikan dan keluarga dalam menghadapi penetrasi budaya konsumtif modern.

Dalam konteks urban, di mana segala hal dikemas dalam estetika dan sensasi, vape tampil sebagai produk gaya hidup yang memikat. Anak-anak, yang seharusnya hidup dalam dunia imajinasi, permainan, dan pendidikan karakter, kini justru terpapar logika pasar yang menormalisasi perilaku berisiko melalui bahasa visual dan aroma yang ramah. Ironisnya, masyarakat dewasa sering kali mengabaikan bahaya yang bersembunyi di balik kepulan asap beraroma stroberi atau vanila itu. Keluarga sibuk, sekolah berfokus pada akademik, dan media sosial menjadi guru baru yang lebih cepat mempengaruhi pola pikir anak.

Fenomena ini mengungkap kegagalan kolektif kita dalam literasi kesehatan dan literasi digital. Produsen memanfaatkan celah regulasi, regulator tertinggal oleh kecepatan pasar, sementara masyarakat belum cukup kritis terhadap strategi normalisasi yang membungkus bahaya dengan kemasan keren dan modern. Di sinilah masalah kesehatan tidak lagi sekadar urusan paru-paru dan nikotin, tetapi menyentuh kesehatan mental dan moral generasi muda, anak-anak yang mencari identitas diri di tengah kebingungan nilai, keinginan diterima, dan tekanan sosial yang semakin kompleks.

Krisis ini menuntut refleksi etis yang mendalam: apakah kita akan terus menoleransi produk yang sengaja didesain untuk menarik anak-anak melalui rasa dan aroma yang manis, sementara dampaknya merusak fisik dan psikis mereka dalam jangka panjang? Apakah kemajuan teknologi dan kebebasan konsumsi harus dibayar dengan generasi yang kehilangan kepekaan terhadap bahaya dan batas moral?

Menjawabnya membutuhkan keberanian moral dan kesadaran struktural. Keberanian moral berarti menolak narasi palsu bahwa vape adalah alternatif aman, dan kesadaran struktural berarti membangun sistem yang melindungi anak melalui kebijakan tegas, edukasi berbasis nilai, serta dukungan keluarga yang hadir secara emosional. Sekolah tidak cukup hanya melarang, ia perlu membangun ruang dialog dan literasi kritis agar anak memahami makna dari setiap pilihan yang mereka buat.

Akhirnya, perlindungan anak dari bahaya vape adalah ujian kemanusiaan kolektif kita. Ia menguji sejauh mana kita, sebagai masyarakat modern, mampu menempatkan kepentingan anak di atas kepentingan pasar. Jika kita gagal bertindak, maka yang hilang bukan sekadar kesehatan fisik mereka, tetapi juga kepercayaan terhadap kemampuan kita menjaga masa depan bangsa dari godaan modernitas yang tampak manis namun penuh racun tersembunyi.

 


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: vape
Share362Tweet226Share63Pin81SendShare
Banner Publikasi Press Release Gratis
Previous Post

Jangan Bangga Kalau Semua Setuju, Itu Tanda Demokrasi Sedang Sakit

Next Post

Desak Moratorium Tambang di NTB, Aktivis Asal Sumbawa Serukan Penghentian Izin

yohanessoares21385

yohanessoares21385

Related Posts

WhatsApp Image 2026 07 28 at 19.53.05

Saat Penegakan Hukum Dipandang dengan Rasa Curiga

28 July 2026
IMG 20260728 WA0000

Pengaruh Suburbanisasi dan Desentralisasi terhadap Keberlanjutan Kota

28 July 2026
IMG 20260726 WA0023

Cegah Potongan Apel Berubah Cokelat, Ini Penjelasan Kimia di Balik Trik Air Jeruk Nipis

26 July 2026
217987

Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Siswa

23 July 2026
Next Post
Gambar WhatsApp 2025 10 22 pukul 11.36.01 77ee5d62

Desak Moratorium Tambang di NTB, Aktivis Asal Sumbawa Serukan Penghentian Izin

a0a1f2c9 b445 473a 969f a13626e6c096

Bersama dalam Harmoni Tumbuh dalam Literasi, Prodi IPII FUDA UIN SMH Banten gelar Milad ke 4

palang parkir pasar antri

MSM Parking Group Rilis Produk Palang Parkir Otomatis Generasi Terbaru untuk Pasar dan Area Publik

MBG

Makan Bergizi Gratis (MBG) Kegagalan Dalam Aspek Keamanan Pangan

palang parkir nontunai tol 1

Palang Parkir Ultra Guard: Teknologi Pengendali Akses yang Banyak Dipakai di Jalan Tol Indonesia

Please login to join discussion

Instagram Updates

  • UM BBM Abisatya Universitas Negeri Malang Gelar Kerja Bakti Bersih-Bersih Mushola An Nuur di Dusun Kemloko sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat  Sidodadi – Mahasiswa UM BBM Abisatya Universitas Negeri Malang menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan Mushola An Nuur yang berlokasi di Dusun Kemloko, Desa Sidodadi. Kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan tempat ibadah sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong antara mahasiswa dan warga. Kerja bakti dilaksanakan dengan melibatkan seluruh anggota UM BBM Abisatya Universitas Negeri Malang yang dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan tugas masing-masing. Kegiatan diawali dengan membersihkan halaman mushola dari sampah dan dedaunan kering, kemudian dilanjutkan dengan menyapu dan mengepel lantai, membersihkan jendela, dinding, tempat wudhu, kamar mandi, serta merapikan perlengkapan ibadah agar lebih tertata dan nyaman digunakan....  https://siaran-berita.com/um-bbm-abisatya-universitas-negeri-malang-gelar-kerja-bakti-bersih-bersih-mushola-an-nuur-di-dusun-kemloko-sebagai-bentuk-pengabdian-kepada-masyarakat/
  • Surati Presiden, Kinerja Satgas PKH Di Tambang Emas Gunung Botak Maluku Dipertanyakan  JAKARTA - Langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Di Maluku yang menindak aktivitas pengelolaan kawasan tambang secara ilegal beberapa bulan ini di Kawasan Tambang Emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku belum membawa Harapan besar sebab Aktivitas Alat berat berupa Eksavator di kawasan tersebut masih marak terjadi terlebih lagi terkesan ada pembiaran dalam penegakan hukum. Koordinator Koalisi Pemerhati Tambang Rakyat Jakarta, Fuad Bachmid mengaku mendapat informasi terbaru pada Minggu, 26 Juli 2026, bahwa masih terdapat aktivitas eksavator di kawasan tersebut, dirinya mengaku hingga saat ini dirinya kerap mendapatkan kiriman foto dan video yang diambil secara diam diam oleh warga setempat terlebih lagi yang membuat dirinya kaget yakni masih ada tenda tenda yang berpenghuni penambang dari luar daerah yang tak jauh dari pos pengamanan....  https://siaran-berita.com/surati-presiden-kinerja-satgas-pkh-di-tambang-emas-gunung-botak-maluku-dipertanyakan/
  • Ide Bupati OKU Hadirkan Mobile Water Purifier Pertama di Indonesia, TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan pada HUT ke-116 OKU  Baturaja, 29 Juli 2026 – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi semakin istimewa dengan diluncurkannya *TIRRA DRINK*, layanan *Mobile Water Purifier* yang dihadirkan oleh Perumda Air Minum Tirta Raja sebagai inovasi pelayanan publik di bidang penyediaan air minum layak konsumsi. Peluncuran TIRRA DRINK diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. bersama Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. pada Rabu (29/7/2026). Kehadiran inovasi tersebut menjadi salah satu hadiah bagi masyarakat dalam peringatan hari jadi Kabupaten OKU. TIRRA DRINK merupakan unit *mobile water purifier* yang dirancang untuk menyediakan air minum bersih, sehat, dan siap konsumsi pada berbagai kegiatan pemerintahan, pendidikan, keagamaan, olahraga, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan....  https://siaran-berita.com/ide-bupati-oku-hadirkan-mobile-water-purifier-pertama-di-indonesia-tirra-drink-resmi-diluncurkan-pada-hut-ke-116-oku/
  • Tingkatkan Pemahaman Literasi Finansial Sejak Dini, BBK 8 UNAIR Adakan Program “CHELLOW”  Sejumlah mahasiswa BBK 8 Gending Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan bertajuk “CHELLOW: Celengan on the Go” pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja bidang pendidikan BBK 8 Gending UNAIR yang dilakukan di UPT SD Negeri 17 Gresik, khususnya kepada siswa-siswi kelas 5. Program kerja CHELLOW menjadi pengaplikasian dari Sustainable Development Goals (SDGs) poin pertama yakni Tanpa Kemiskinan (No Poverty) dan poin ke-4 yakni Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Kegiatan CHELLOW dilaksanakan melalui media cerita anak tentang menabung, yang dilanjutkan dengan penjelasan komprehensif dan mendasar tentang kegiatan menabung. Selain itu, mahasiswa BBK 8 Gending UNAIR juga memberikan pengetahuan tentang mata uang Rupiah serta mata uang negara-negara lain....  https://siaran-berita.com/tingkatkan-pemahaman-literasi-finansial-sejak-dini-bbk-8-unair-adakan-program-chellow/
  • Dari Hobi Jadi Bisnis Nasional: Super Koi Nusantara, Toko Ikan Hias Asal Serpong yang Raih Rating 5 Bintang dan Melayani Ribuan Pelanggan se-Indonesia (Ganti gambar utama, bukan gambar logo, brosur, tanpa ada tulisan) (dilarang mencantumkan nomor telepon, website )  Dari Hobi Jadi Bisnis Nasional: Super Koi Nusantara, Toko Ikan Hias Asal Serpong yang Raih Rating 5 Bintang dan Melayani Ribuan Pelanggan se-Indonesia TANGERANG SELATAN, 29 Juli 2026 — Di balik kawasan perumahan Mahogany Grove Residence di Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, terdapat sebuah toko ikan hias yang diam-diam telah menjadi rujukan para penghobi dan reseller ikan hias dari Sabang sampai Merauke. Super Koi Nusantara — dengan tagline "harga murah, kualitas terjamin" — kini menjadi salah satu toko ikan hias air tawar terpercaya di wilayah Jabodetabek, dengan lebih dari 200 ulasan bintang 5 di Google dan ribuan transaksi yang berhasil dikirimkan ke seluruh penjuru Indonesia....  https://siaran-berita.com/dari-hobi-jadi-bisnis-nasional-super-koi-nusantara-toko-ikan-hias-asal-serpong-yang-raih-rating-5-bintang-dan-melayani-ribuan-pelanggan-se-indonesia-ganti-gambar-utama-bukan-gambar-logo-brosur-t/
  • Aksi Kalosi untuk Iklim Dunia: Edukasi Sampah dan Kesadaran Global Sejak Dini  KALOSI - Di tengah menguatnya krisis lingkungan transnasional, pemahaman bahwa aksi lokal memiliki dampak global glocal awareness menjadi hal krusial yang perlu ditanamkan sejak dini. Merespons tantangan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan program kerja, yaitu sosialisasi edukatif dengan judul " Gerakan Anak Cerdas Lingkungan (Pemilahan Dan Pengelolaan Sampah)" yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 27–28 Juli 2026, berlokasi di Sekolah Dasar (SD) Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Program kerja ini dilaksanakan melalui kolaborasi oleh dua mahasiswa KKN, yaitu Naila Syifa Salsabila yang membawakan materi dan juga games edukatif mengenai GARUDA CILIK GLOBAL (Gerakan Anak Cerdas Dan Cinta Lingkungan Global) dan Andi Muh....  https://siaran-berita.com/aksi-kalosi-untuk-iklim-dunia-edukasi-sampah-dan-kesadaran-global-sejak-dini/
  • PKM FEB UB Desa Purwosekar 2026 Gelar Penyuluhan Biopori dan Penanaman TOGA sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan  Purwosekar, Tajinan - Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (PKM FEB UB) Desa Purwosekar yang dibimbing oleh Ibu Mirna Amirya, S.E., MSA., Ak., Ph.D. melaksanakan kegiatan penyuluhan biopori yang dilanjutkan dengan penanaman lubang biopori dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada tanggal 19 Juli - 22 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan di RT 16, RT 27, RT 28, dan RT 29 Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan melalui edukasi dan aksi nyata bersama masyarakat. Program ini disusun berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi bersama perangkat Desa Purwosekar....  https://siaran-berita.com/pkm-feb-ub-desa-purwosekar-2026-gelar-penyuluhan-biopori-dan-penanaman-toga-sebagai-upaya-pengelolaan-lingkungan-berkelanjutan/
  • Kelompok 8 KKN ITSNU Lampung Dorong Digitalisasi UMKM Desa Margosari Melalui Perancangan Website Penjualan Kue  Margosari – Komitmen dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 melalui program kerja bertajuk "Perancangan Website Penjualan Kue pada UMKM di Desa Margosari Menggunakan Platform Blogger dengan Metode Waterfall." Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di era teknologi. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan observasi dan berdiskusi langsung dengan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi kebutuhan usaha. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa proses pemasaran masih bergantung pada promosi dari mulut ke mulut dan media sosial, sehingga diperlukan media promosi yang lebih profesional, mudah diakses, serta mampu menjangkau konsumen yang lebih luas....  https://siaran-berita.com/kelompok-8-kkn-itsnu-lampung-dorong-digitalisasi-umkm-desa-margosari-melalui-perancangan-website-penjualan-kue/
  • Mitra Sigap Bawa Tim MAN 1 Yogyakarta Lolos Tahap II FIKSI 2026 Tingkat Nasional  Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 1 Yogyakarta. Dua murid kelas XII F, Nabielah Nihlatul Maula dan Muhammad Farrel Rizky Setiawan, yang tergabung dalam Tim AYBE, berhasil lolos Tahap II Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026 Tingkat Nasional pada bidang Teknologi Digital. Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi dan semangat kewirausahaan murid MAN 1 Yogyakarta mampu bersaing di tingkat nasional. Dalam kompetisi tersebut, Tim AYBE mengembangkan inovasi bertajuk Mitra Sigap, sebuah platform digital berbentuk marketplace jasa lokal yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menemukan penyedia jasa tepercaya di sekitar mereka secara cepat, mudah, dan praktis....  https://siaran-berita.com/mitra-sigap-bawa-tim-man-1-yogyakarta-lolos-tahap-ii-fiksi-2026-tingkat-nasional/
Square Media Wanita
IMG 20251111 WA0005
Sorot

“Hukum Bukan Butuh Izin Presiden” BEM Pesantren Kecam Keras Pernyataan Hotman Paris ke Kapolri

by Dea Riski Khiarotunnisa
21 July 2026
0

Jakarta, 21 Juli 2026 — Koordinator Pusat BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Ahmad Tomy Wijaya, menyampaikan kecaman keras terhadap pernyataan kuasa...

Read moreDetails
130726 Berita 13

Kantah Luwu Gelar Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bandara Bua, Perkuat Sinergi Demi Kepastian Hukum

14 July 2026
Dokumentasi kegiatan seminar Artificial Intelligence (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Pengaruh Perkembangan Teknologi AI terhadap Tingkat Berpikir Kritis Mahasiswa

7 July 2026
Mojtaba Khamenei: Pemimpin yang Belum Pernah Dilihat Siapapun

Ketika Pemimpin Iran Muncul dari Bayang-Bayang Setelah Empat Bulan

14 July 2026
foto pribadi: standee cfd

Mahasiswa UMM Lancarkan Gebrakan Promosi “Blind Box Dating” di CFD Kota Malang

18 July 2026
Half Page Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia Banten 2027

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Belanja

  • UPHOME Android Tv Box Mini 4K-HD Ultra Android 13 Ram 1/2/4GB Rom 8/16/32GB WIFI 2.4G/5G Bluetooth Smart Tv Box UPHOME Android Tv Box Mini 4K-HD Ultra Android 13 Ram 1/2/4GB Rom 8/16/32GB WIFI 2.4G/5G Bluetooth Smart Tv Box Unlock FULL CHANNEL TV & Film & APP - Netflix / Disney Rp369.000 Original price was: Rp369.000.Rp364.500Current price is: Rp364.500.
  • MBA Perfume - Reef EDP 30ml MBA Perfume - Reef EDP 30ml Rp79.900 Original price was: Rp79.900.Rp67.400Current price is: Rp67.400.
  • OMG Oh My Glam Mattelast Lip Cream 2.9 g - Lip Cream Matte Dengan Warna Intense, Tahan Lama & Ringan OMG Oh My Glam Mattelast Lip Cream 2.9 g - Lip Cream Matte Dengan Warna Intense, Tahan Lama & Ringan Rp99.400 Original price was: Rp99.400.Rp25.900Current price is: Rp25.900.
  • Romano Eau De Toilette Grandiose Parfum Pria 100 ml Romano Eau De Toilette Grandiose Parfum Pria 100 ml Rp71.500 Original price was: Rp71.500.Rp47.300Current price is: Rp47.300.

Pintasan

  • Gratis : Cara Kirim Tulisan
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

Baca di Google News

google news siaranberita.com

  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • Lainnya
    • Hiburan dan Event
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Opini
    • Profil
  • Belanja
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita