Kajarharjo, Kalibaru – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas Jember (KKN UMD UNEJ) Kelompok 197 telah sukses mengadakan dua workshop bertema “Ketahanan Pangan” di Balai Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lokal untuk keberlanjutan pangan dan pertanian.
Workshop pertama, yang berlangsung pada 25 Juli 2025, membahas pengolahan nugget daun singkong. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kajarharjo, Hj. Tineke Eka Wayan, dan 29 ibu-ibu PKK. Mahasiswa KKN, Zenna Arta Caessar dari Fakultas Ilmu Komputer, memaparkan manfaat gizi daun singkong yang kaya serat, vitamin A, C, dan, zat besi, serta potensinya sebagai produk pangan bernilai jual tinggi. Sesi praktik pembuatan nugget dipandu oleh Esha Ayu Triana Waskita Putri dan Elmira Alya Kurniawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.
Para peserta sangat menyambut positif kegiatan ini, berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menciptakan ketahanan pangan keluarga serta menjadi sumber penghasilan tambahan. Selang dua hari, pada 27 Juli 2025, KKN UMD UNEJ 197 melanjutkan dengan workshop kedua, yaitu pembuatan Booster Organik. Acara ini dihadiri oleh 17 peserta dari berbagai dusun dan anggota GAPOKTAN, khususnya para petani di Desa Kajarharjo.
Workshop ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat dalam sektor pertanian ramah lingkungan. Ketua GAPOKTAN, Bapak Sunardi, secara langsung membuka kegiatan dan menekankan pentingnya penggunaan pupuk organik dan booster organik sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas tanah tanpa merusak lingkungan. Mahasiswa KKN, Afni Zannuba N. Z. dari Fakultas Pertanian dan Damai Rizky Desjuwarika Paulina dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menjadi pemateri dalam workshop ini.
Peserta diajak langsung mempraktikkan pembuatan booster organik dari bahan-bahan alami seperti nanas, telur, yakult, madu, susu murni, air kelapa, dan air leri, serta diberikan tips penyimpanan untuk menjaga kualitas produk. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, termasuk fungsi bahan-bahan dalam booster untuk pertumbuhan tanaman. Bapak Sunardi berharap workshop ini dapat mendorong petani di Desa Kajarharjo untuk berinovasi dalam pertanian organik dan mengurangi ketergantungan pada pupuk serta obat-obatan kimia yang merusak lingkungan.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian sampel booster kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Melalui workshop ini, Desa Kajarharjo diharapkan dapat menjadi pelopor pertanian organik di Kecamatan Kalibaru, serta memberikan contoh nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi petani secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































