Gresik — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan sosialisasi dan orientasi program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Guru Aktif, Anak Kreatif: Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Alat Permainan Edukatif (APE) bagi Guru TK di Desa Lasem Sidayu” di Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Sosialisasi ini menjadi tahap awal sekaligus penentu arah pelaksanaan program pengabdian yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh sejumlah kendala yang dihadapi TK di Desa Lasem dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal, kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kreatif masih terbatas, sebagian besar pengajaran masih mengandalkan metode ceramah dan lembar kerja sederhana. Selain itu, penyusunan modul ajar yang sistematis serta pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai media belajar juga belum berjalan optimal akibat keterbatasan sarana dan pelatihan bagi guru.
Menindaklanjuti temuan tersebut, mahasiswa KKN melakukan pertemuan langsung dengan Kepala Sekolah TK Desa Lasem untuk memperkenalkan rencana program. Dalam pertemuan ini, tim menyampaikan gambaran kegiatan yang akan dilaksanakan, membangun kesepakatan mengenai penerapan APE yang telah dirancang, memastikan kesesuaian media dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sekolah, sekaligus menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan bersama pihak sekolah.
Pada sesi sosialisasi dan pelatihan ini, tim KKN turut menghadirkan Daffa Dwi Sri Diyanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi secara komprehensif, mulai dari konsep pembelajaran aktif untuk anak usia dini, penyusunan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka, hingga cara pembuatan dan pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai media belajar yang menyenangkan. Guru juga diberikan contoh implementasi modul yang terintegrasi dengan permainan edukatif sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual.
“Guru TK perlu memahami bahwa pembelajaran aktif tidak harus rumit. Dengan modul yang tepat dan media permainan edukatif yang sederhana, anak-anak bisa belajar sambil bermain, dan itu jauh lebih efektif untuk usia dini,” jelasnya.
Kehadiran narasumber pada sesi ini mendapat sambutan antusias dari para guru. Selama pemaparan berlangsung, guru aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar penerapan modul dan APE di kelas masing-masing, menandakan tingginya minat mereka terhadap materi yang disampaikan.
Setelah tahap sosialisasi dan pelatihan, program dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan praktik penggunaan media pembelajaran seperti banner permainan ular tangga edukatif, video pembelajaran, Wordwall, dan worksheet interaktif, hingga pendampingan langsung di kelas. Seluruh tahapan ini dirancang agar guru tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Dosen Pembimbing Lapangan, Muchammad Rizal, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa keterlibatan narasumber ahli dalam sesi sosialisasi memiliki peran penting untuk memastikan materi yang diterima guru benar-benar aplikatif dan sesuai kebutuhan lapangan.
“Dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman, kami berharap guru tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh bekal praktis yang bisa langsung diterapkan di kelas,” ujarnya.
Kepala Sekolah TK Desa Lasem menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap program ini dapat membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif bagi anak-anak didik.
“Kami sangat terbuka dengan program ini karena selama ini guru memang membutuhkan pendampingan dalam membuat media belajar yang lebih menarik untuk anak-anak,” tuturnya.
Melalui tahap sosialisasi dan orientasi ini, mahasiswa KKN berharap dapat membangun kepercayaan dan kolaborasi yang solid dengan pihak sekolah, sehingga program pelatihan penyusunan modul ajar berbasis APE dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Desa Lasem.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































