Bekasi, Juni 2026
Bekasi — Sebanyak 5 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pentingnya Toleransi Sejak Dini” di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Ganceng, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Kegiatan ini berlangsung pada sore hari dan dihadiri oleh puluhan anak-anak TPA beserta pengajar dan pengurus masjid setempat.
Kegiatan yang diketuai oleh Dio Ramadhan ini berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya pemahaman toleransi di kalangan anak-anak, yang tercermin dari perilaku kurang menghargai sesama saat berada di lingkungan masjid, seperti berbicara keras saat ibadah berlangsung dan kurangnya sikap saling menghormati antarteman. Kondisi ini mendorong tim mahasiswa UBSI untuk menghadirkan edukasi toleransi yang dikemas secara menarik dan sesuai dengan usia anak.
Dalam pelaksanaannya, tim merancang sejumlah metode pembelajaran interaktif untuk menyampaikan nilai-nilai toleransi secara efektif. Rangkaian acara meliputi penyampaian materi tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari, simulasi langsung sikap menghormati sesama di lingkungan masjid, storytelling bertemakan keberagaman dan saling menghargai, permainan edukatif tebak gaya, hingga sesi kuis yang mengasah pemahaman peserta. Pendekatan ini sengaja dipilih agar pesan toleransi dapat tersampaikan secara menyenangkan dan membekas dalam diri anak-anak.
“Toleransi bukan sekadar kata-kata. Kami ingin anak-anak memahami sejak dini bahwa menghargai perbedaan — baik perbedaan pendapat, suku, maupun kebiasaan — adalah bagian dari akhlak yang baik dan pondasi hidup rukun bersama.”
— Dio Ramadhan, Ketua Pelaksana PKM UBSI
Kegiatan ini mendapat respons antusias dari peserta maupun pihak mitra. Pengurus dan pengajar TPA Masjid Jami At-Taqwa menyambut positif program ini karena dinilai mampu melengkapi pembelajaran agama yang selama ini sudah berjalan dengan dimensi karakter yang sering terabaikan, yakni sikap toleran dan menghargai sesama. Partisipasi aktif para pengajar sebagai pendamping selama acara turut memperkuat penerimaan materi oleh anak-anak.
Program ini merupakan bagian dari skema Pengabdian Kepada Masyarakat Mandiri UBSI, yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu komunikasi dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, tim berharap nilai toleransi yang ditanamkan tidak hanya berhenti di lingkungan masjid, tetapi terbawa dalam keseharian anak-anak di rumah, sekolah, dan lingkungan bermain mereka. Tim juga merekomendasikan kepada pengajar TPA untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai toleransi ke dalam metode pembelajaran yang lebih variatif dan berkelanjutan, demi membentuk generasi muda yang berkarakter, menghargai perbedaan, dan hidup rukun berdampingan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































