Bantul (MTsN 6 Bantul) — Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIIIC MTsN 6 Bantul berlangsung dengan suasana gembira dan penuh antusias pada Kamis (08/01/2026). Guru Bahasa Indonesia menerapkan metode lingkaran sastra sebagai upaya meningkatkan minat baca dan kemampuan apresiasi sastra siswa.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok beranggotakan 3 siswa ditugaskan untuk membaca secara bergiliran salah satu judul cerpen dari buku antologi cerpen yang telah disiapkan. Kegiatan membaca dilakukan dengan penuh semangat, disertai diskusi ringan antarsiswa untuk memahami isi cerita secara lebih mendalam.
Setelah membaca, siswa melaksanakan berbagai peran dalam lingkaran sastra. Ada siswa yang bertugas sebagai penyelidik kata untuk mencari kosakata sulit/ unik, penyambung cerita yang mengembangkan alur cerita sesuai imajinasi, pengamat karakter yang menganalisis tokoh dan sifat-sifatnya, serta ilustrator yang menuangkan gambaran cerita dalam bentuk gambar yang menarik.
Melalui pembagian peran tersebut, siswa tampak aktif, kreatif, dan berani mengemukakan pendapat. Suasana kelas menjadi hidup karena setiap siswa memiliki tanggung jawab dan kontribusi dalam kelompoknya.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono memberikan apresiasi kepada siswa yang sudah aktif dalam pembelajaran. “Terima kasih siswa kelas VIIIC yang sudah aktif dalam KBM Bahasa Indonesia di kelas. Semoga dengan GEMBIRA (Gerakan Mengajar Bermakna, Inspiratif, dan Berkesadaran) materi dapat masuk dan tercerna dengan baik,” kata Sugiyono.
Guru Bahasa Indonesia menyampaikan bahwa metode lingkaran sastra mampu melatih keterampilan membaca, berbicara, menulis, serta berpikir kritis siswa secara menyenangkan. Diharapkan, pembelajaran seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap karya sastra sekaligus meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di MTsN 6 Bantul. (sps)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































