MALANG – Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam, Muharram, Pengurus Rayon (PR) PMII “Kawah” Chondrodimuko sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan berupa Yasin Tahlil, Istighosah, serta Maulid. Agenda spiritual yang wajib diikuti oleh pengurus dan kader baru RKCD ini dilaksanakan pada Minggu malam (14/06/2026).
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan serta menghidupkan ruang keagamaan ini bertempat langsung di Kesekretariatan Rayon PMII “Kawah” Chondrodimuko.
Rangkaian Khidmat di Rumah Pergerakan
Dimulai tepat pukul 17.00 WIB, suasana kesekretariatan tampak begitu khusyuk. Rangkaian ritual spiritual diawali dengan pembacaan Istighosah bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, dan diteruskan dengan lantunan Tahlil serta Maulid Nabi.
Agenda ini menjadi momentum istimewa karena dihadiri langsung oleh para kader baru yang antusias, sekaligus jajaran alumni Rayon Chondrodimuko yang hadir untuk menyambung tali silaturahmi.

Esensi Spiritual Mahasiswa Aktivis
Sahabat Rizal selaku penyusun kegiatan menyampaikan rasa syukur atas antusiasme seluruh kader yang hadir. Ia berharap momentum menyambut Muharram ini dapat merawat konsistensi nilai spiritual di dalam sekretariat.
“Semoga dengan kegiatan ini menjadi cerminan awal untuk selalu menghidupkan suasana keagamaan di rumah tercinta (kesekretariatan),” tutur Sahabat Rizal.
Hal senada juga ditegaskan oleh Sahabat Fahrul selaku CO. Biro Keagamaan PR. PMII “Kawah” Chondrodimuko. Ia mengingatkan kembali bahwa identitas keagamaan merupakan pilar yang tidak boleh ditanggalkan oleh seorang kader pergerakan.
“Kegiatan keagamaan adalah penting terutama oleh mahasiswa aktivis yang beralmet biru kuning (PMII),” tambah Sahabat Fahrul dengan tegas.
Ramah Tamah dan Hangatnya Semangkuk Rawon
Setelah seluruh rangkaian doa dan mengaji bersama selesai, kegiatan tidak langsung bubar. Acara berlanjut ke sesi ramah tamah dan diskusi santai lintas generasi antara kader baru dan pengurus. Ruang rasan-rasan malam itu menjadi media transfer pengetahuan dan pengalaman yang hangat.
Sebagai pamungkas acara, malam kebersamaan RKCD ditutup secara meriah dengan momen makan bersama, yakni makan rawon bareng. Ritual makan bersama ini menjadi simbol perekat solidaritas yang utuh, membuktikan bahwa ikatan kekeluargaan di Kawah Chondrodimuko tidak hanya ditempa melalui dialektika pemikiran, tetapi juga dirawat lewat kebersamaan yang sederhana namun bermakna.

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































