Pemalang, 22 Agustus 2025 – Warga Dusun Bodas, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) berkolaborasi dalam pembuatan ASMA (Alat Sampah Minim Asap) sebagai solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Dalam kegiatan yang digelar Minggu malam (22/8), masyarakat dan mahasiswa bekerja sama menyiapkan 11 drum ASMA yang nantinya akan digunakan di 8 Rukun Warga (RW). Alat ini didesain untuk mengurangi asap berlebih saat pembakaran sampah, sehingga lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan warga.
Partisipasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, terlihat sangat antusias. Mereka bersama-sama melakukan pengecatan, pelubangan, dan perakitan drum hingga menjadi ASMA siap pakai. Gotong royong ini menjadi bukti nyata kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami berharap ASMA bisa menjadi solusi berkelanjutan dalam mengelola sampah rumah tangga di Dusun Bodas. Inovasi sederhana ini hadir untuk mengurangi pencemaran udara dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat,” ungkap salah satu mahasiswa KKN UMUS.
Program ASMA merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN UMUS 2025 yang mengusung tema “KKN Kampus Berdampak: Kolaborasi Inovatif untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Dengan adanya program ini, warga Dusun Bodas kini memiliki alternatif baru dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































