Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, menanam pohon pisang di sejumlah titik jalan berlubang sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.
Aksi tersebut dilakukan warga setelah kerusakan jalan dinilai semakin parah dan membahayakan pengguna jalan. Lubang-lubang yang cukup dalam, sebagian tertutup genangan air, membuat pengendara kesulitan melintas dan berisiko terjatuh, terutama saat malam hari atau setelah hujan.
Menurut warga, penanaman pohon pisang dilakukan bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk kekesalan, pohon pisang juga dipasang sebagai penanda agar pengendara lebih waspada terhadap lubang di tengah jalan.
“Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Daripada makin banyak yang jatuh, kami tandai pakai pohon pisang,” ujar salah satu warga setempat.
Warga berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait agar segera melakukan perbaikan jalan. Mereka khawatir jika dibiarkan, kerusakan jalan akan terus memburuk dan memicu lebih banyak kecelakaan.
Hingga kini, kondisi jalan di Desa Wonorejo masih menjadi keluhan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































