PEKANBARU – Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) telah melaksanakan kunjungan edukasi ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pekanbaru. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud pembelajaran langsung, guna memberikan pemahaman yang mendalam mengenai sistem pembinaan bagi anak yang berhadapan dengan hukum, sekaligus memperluas wawasan dan pengetahuan di luar ruang perkuliahan.
Rombongan mahasiswa yang didampingi oleh dosen pembimbing ZULHAIDA ENDRIANI .M.S,S.H,M.H. disambut dengan hangat dan penuh keramahan oleh pimpinan serta staf LPKA Pekanbaru. Dalam sesi pemaparan, pihak lembaga memaparkan secara rinci mengenai tugas, fungsi, dan peran strategis yang diemban dalam membina anak asuh. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah bahwa setiap anak yang berada di dalam lingkungan lembaga ini senantiasa mendapatkan hak-haknya, antara lain akses pendidikan yang layak, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, serta pendampingan mental dan rohani. Seluruh program tersebut dirancang dengan harapan agar anak asuh dapat menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah saat kembali bermasyarakat.
Selain mendengarkan penjelasan, mahasiswa juga berkesempatan berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia dan digunakan dalam proses pembinaan sehari-hari. Mulai dari ruang belajar, tempat ibadah, tempat makan, hingga ruang pelatihan keterampilan, semuanya ditata sedemikian rupa demi menunjang tumbuh kembang anak asuh. Melalui pengamatan ini, mahasiswa menyadari bahwa pendekatan yang diterapkan di LPKA jauh dari kesan penghukuman semata. Sebaliknya, proses yang dijalankan lebih menitikberatkan pada pembentukan kepribadian, pengembangan potensi diri, dan pemberian kesempatan yang seluas-luasnya bagi setiap anak untuk berubah menjadi lebih baik.
Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan baru bagi seluruh mahasiswa. Pemahaman mengenai peran lembaga pembinaan menjadi semakin nyata, yakni sebagai wadah yang bertugas memulihkan kondisi sosial dan psikologis anak agar kelak dapat diterima kembali dengan baik di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar pengetahuan, kunjungan ini juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang mendalam dan kesadaran bahwa setiap anak, apa pun latar belakang perbuatannya, tetap memiliki hak dan peluang yang sama untuk memperbaiki diri dan berguna bagi lingkungannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh mahasiswa mampu meresapi nilai-nilai luhur mengenai pentingnya pendidikan, pembinaan, dan dukungan moral bagi sesama. Kegiatan ini pun menjadi bukti nyata keterkaitan antara teori yang dipelajari di kelas dengan kenyataan yang terjadi di lapangan, sehingga membentuk pemahaman yang utuh, bijaksana, dan bermanfaat sebagai bekal ilmu di masa mendatang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































