Serang, 16 Mei 2026 — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang PSDKU Serang menggelar kegiatan berjudul “Perencanaan Keuangan Usaha untuk Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Kerupuk Martabak”. Kegiatan ini dipimpin oleh Anisa Putri selaku ketua pelaksana, dibantu oleh empat anggota tim, yaitu Rani Octaviani, Rita Aryani, Mela Sinta, dan Silvia dari Program Studi Manajemen. Kegiatan ini juga dibimbing oleh dosen pembimbing, Bapak Yanto Nius Gulo, S.Ak., M.M.
Program ini merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil UMKM agar dapat berjalan dengan lancar dan berkembang. Acara ini berlangsung di kediaman Ibu Entin selaku pemilik UMKM Kerupuk Martabak dan didampingi oleh Ibu Mardiana, S.Kom., M.M. selaku dosen pendamping.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Bobojong, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, yang merupakan lokasi pembuatan kerupuk martabak. Kegiatan diikuti oleh warga Kampung Bobojong dan didukung oleh pihak RT setempat. Warga menyambut positif kegiatan ini mengingat pentingnya pemahaman mengenai perencanaan keuangan usaha untuk meningkatkan keberlanjutan usaha maupun mempertahankan usaha di tengah persaingan pasar.
Dalam sambutannya, ketua pelaksana Anisa Putri menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya pelaku UMKM yang kurang memahami cash flow dan perencanaan keuangan. Hal tersebut menyebabkan kesulitan dalam mengatur modal, mengontrol pengeluaran, serta menentukan strategi pengembangan usaha. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan. Salah satu UMKM yang berkembang adalah usaha kerupuk martabak dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Selain itu, kenaikan harga bahan baku, persaingan usaha yang ketat, dan meningkatnya permintaan pasar juga menjadi tantangan bagi keberlangsungan usaha kerupuk martabak di Kota Serang. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perencanaan keuangan usaha sangat penting untuk keberlanjutan dan perkembangan usaha.
Kegiatan disusun secara interaktif agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung. Materi yang disampaikan meliputi teknik pembagian tugas, manajemen keuangan, serta penerapannya untuk kelancaran dan keberlanjutan usaha. Materi tersebut menjelaskan cara menggabungkan pembagian tugas yang efektif dengan pengelolaan keuangan yang baik agar usaha kecil lebih terorganisir, mengurangi risiko kerugian, dan meningkatkan kinerja usaha.
Selanjutnya, dosen pendamping Ibu Mardiana, S.Kom., M.M. menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada UMKM Kerupuk Martabak. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Beliau juga menekankan pentingnya semangat belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar UMKM dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik. Selain itu, dosen pembimbing mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berharap kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.

Selain itu, Ketua RT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim pengabdian kepada masyarakat atas pelaksanaan kegiatan pada UMKM Kerupuk Martabak. Beliau menegaskan bahwa dukungan terhadap perkembangan UMKM sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan lingkungan sekitar. Ketua pelaksana juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Salah satu warga bernama Pak Iip mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Beliau mengatakan, “Saya jadi tahu pentingnya pengaturan keuangan yang sistematis dan teratur untuk keberlanjutan usaha kecil. Bagi kami selaku pelaku usaha yang baru merintis, kami jadi mengerti bahwa keuangan usaha dan keuangan pribadi tidak bisa disatukan, serta pengeluaran dan pemasukan harus tercatat jelas dalam pencatatan keuangan,” ujarnya.


Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan hadiah dan kenang-kenangan kepada pelaku UMKM Kerupuk Martabak sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kerja sama yang telah diberikan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang mengadakan pembekalan dengan tema “Bersama Membangun UMKM yang Lebih Maju, Kreatif, dan Adaptif di Era Digital.” Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UMKM Kerupuk Martabak dibekali pengetahuan dalam mengelola keuangan secara lebih terarah dan profesional. Peserta diajak memahami pentingnya pencatatan keuangan, pengelolaan modal, hingga strategi pengembangan usaha agar UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
Sosialisasi mengenai perencanaan keuangan usaha berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari peserta. Peserta memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara teratur untuk mengontrol pemasukan dan pengeluaran, menjaga arus kas, mengurangi risiko kerugian, serta mendukung pengembangan usaha. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi permasalahan keuangan yang sering dihadapi pelaku UMKM sekaligus mendorong terciptanya usaha yang lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































