Dari Ruang Kelas ke Media Digital: Perjalanan Seorang Mahasiswa Hukum
Menjadi mahasiswa di era digital saat ini rasanya tidak cukup jika hanya datang ke kelas, mendengarkan dosen, lalu pulang membawa tugas. Dunia terus berkembang, teknologi semakin maju, dan mahasiswa dituntut untuk lebih aktif dalam mengembangkan diri, baik di dalam maupun di luar ruang perkuliahan. Hal inilah yang perlahan saya rasakan selama menjalani perjalanan sebagai mahasiswa Hukum Tata Negara.
Awalnya, saya berpikir bahwa dunia kuliah hanya soal nilai, tugas, dan ujian semester. Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa pengalaman, kemampuan komunikasi, relasi, hingga jejak digital juga menjadi bagian penting dalam proses berkembang sebagai mahasiswa.
Ketertarikan saya terhadap dunia hukum membuat saya mulai mencoba banyak hal baru. Mulai dari mengikuti seminar hukum, kegiatan akademik, peradilan semu, hingga menulis artikel tentang isu hukum dan fenomena sosial di media digital. Dari sana saya memahami bahwa hukum bukan hanya soal pasal dan teori di dalam buku, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut bisa dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Bagi saya, menulis menjadi salah satu cara untuk terus belajar sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis. Lewat tulisan, saya mencoba membahas berbagai hal, mulai dari dunia peradilan, kesadaran hukum masyarakat, hingga pengalaman pribadi selama menjadi mahasiswa hukum. Menariknya, media digital sekarang memberi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide, membangun portofolio, dan menunjukkan kemampuan melalui karya yang dibuat sendiri.
Selain itu, pengalaman magang di instansi pemerintahan dan penegak hukum juga memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Dari pengalaman tersebut, saya mulai melihat secara langsung bagaimana hukum bekerja di lapangan. Saya belajar bahwa menjadi mahasiswa hukum bukan hanya tentang memahami isi undang-undang, tetapi juga tentang cara berpikir, etika, tanggung jawab, dan kemampuan memahami persoalan masyarakat secara lebih luas.
Di tengah perkembangan media digital saat ini, saya merasa mahasiswa memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan berkarya. Kini mahasiswa tidak hanya dikenal melalui nilai akademik, tetapi juga melalui pengalaman, karya, dan kontribusi yang dibangun secara konsisten.
Perjalanan ini tentu masih panjang dan masih banyak hal yang perlu saya pelajari. Namun bagi saya, proses mencoba, belajar, dan berkembang adalah bagian penting dari perjalanan menjadi mahasiswa hukum di era digital. Karena pada akhirnya, dunia perkuliahan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun diri dan memberikan manfaat melalui ilmu serta pengalaman yang dimiliki.
“Saya percaya bahwa setiap proses, pengalaman, dan karya kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi bagian penting dalam membentuk diri di masa depan. Sebagai mahasiswa hukum, saya ingin terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi melalui tulisan, pengalaman, serta pemikiran yang saya miliki di era digital saat ini.”
Penulis: Denis Irwin Mahasiswa Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hassanudin Banten
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































