GRESIK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan LAHSAMOR (Alat Pengolah Sampah Organik) di MI Daroyissalam, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh 13 guru sebagai bentuk upaya meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah organik dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik sejak dari sumbernya. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah organik yang umum dihasilkan di lingkungan sekolah, dampak penumpukan sampah terhadap lingkungan, serta peluang pemanfaatannya menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Selanjutnya, mahasiswa KKN memperkenalkan LAHSAMOR sebagai inovasi sederhana yang dirancang untuk membantu mempercepat proses pengolahan sampah organik. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi alat, prinsip kerja, serta tahapan pengoperasian yang mudah diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan LAHSAMOR secara langsung. Para guru menyaksikan proses pengolahan sampah organik mulai dari persiapan bahan hingga cara kerja alat dalam mengolah limbah organik. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu memahami penerapan teknologi ini secara nyata sehingga dapat mengimplementasikannya dalam kegiatan di sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pengelolaan sampah organik. Diskusi tersebut membahas potensi penerapan LAHSAMOR sebagai media edukasi lingkungan bagi peserta didik sekaligus sebagai langkah untuk mengurangi timbulan sampah organik di lingkungan sekolah.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNTAG berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para guru dalam menanamkan budaya peduli lingkungan kepada siswa. Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan positif melalui penerapan kegiatan sederhana seperti pemilahan sampah dan pengolahan limbah organik secara mandiri.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan LAHSAMOR ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan inovasi yang bermanfaat dan mudah diaplikasikan. Diharapkan, kolaborasi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, khususnya di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
Nama Penulis: Mohammad Khakim Ardiansyah dan Daffa Dwi Sri Diyanti S.Psi., M.Psi
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































