
Bogor – Membangun generasi penghafal Al-Qur’an tidak cukup hanya melalui transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan transfer energi kebaikan, ketulusan, dan sentuhan hati. Berangkat dari kesadaran tersebut, elTAHFIDH Indonesia kembali menggelar program pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan Training Management Tingkat Lanjut “Serial Guru Kehidupan untuk Semua” yang berlangsung pada Sabtu (30/5).

Mengangkat tema “Komunikasi Jiwa: Mendengar, Memahami, dan Menyembuhkan. “, pelatihan ini diikuti oleh seluruh stakeholder elTAHFIDH Indonesia, mulai dari jajaran pimpinan, manajemen, tim manajemen, para guru, hingga musyrif dan musyrifah yang setiap hari mendampingi para santri dalam proses pendidikan dan pembinaan.

Kegiatan menghadirkan pakar leadership dan pengembangan diri, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, SH., M.Kn (Founder & CEO elTAHFIDH Indonesia) yang membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya membangun komunikasi yang tidak hanya terjadi melalui kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran, empati, dan ketulusan hati.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa tantangan pendidikan di era modern menuntut para pendidik untuk memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar mengajar. Seorang guru dan pembina dituntut mampu menghadirkan “komunikasi jiwa”, yaitu kemampuan mendengarkan dengan penuh perhatian, memahami kondisi orang lain secara empatik, serta menjadi sosok yang menghadirkan ketenangan dan solusi bagi mereka yang dibimbing.

Tiga pilar utama menjadi fokus dalam pelatihan tersebut, yakni mendengar (active listening), memahami (empathy and understanding), dan menyembuhkan (healing presence). Melalui ketiga aspek ini, para peserta diajak untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan santri maupun sesama rekan kerja sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang lebih sehat, harmonis, dan produktif.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan reflektif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak melakukan perenungan mendalam mengenai peran mereka sebagai pendidik dan pelayan umat. Berbagai pengalaman lapangan dibahas sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat kemampuan komunikasi yang berorientasi pada pembinaan karakter dan penguatan mental spiritual.
Penanggungjawab Pusat Pelatihan elTAHFIDH Indonesia, Ust. Hadi Mulia, S.Pd., SE., Alhafidh, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga kualitas spiritual dan emosional seluruh sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap lini di elTAHFIDH Indonesia, baik manajemen, guru, maupun musyrif-musyrifah, memiliki frekuensi hati yang sama. Ketika seseorang mampu menyelesaikan persoalan dalam dirinya, maka ia akan lebih mudah menguatkan, membimbing, dan menyembuhkan jiwa orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan metode pembelajaran, tetapi juga oleh kualitas hubungan yang terjalin antara pendidik dan peserta didik. Karena itu, penguatan kapasitas komunikasi dan kecerdasan emosional menjadi kebutuhan penting dalam membangun ekosistem pendidikan Qur’ani yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan Serial Guru Kehidupan ini, elTAHFIDH Indonesia berharap dapat terus melahirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an dan prestasi akademik, tetapi juga menjadi rumah pembinaan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Dengan komunikasi yang lebih humanis dan penuh empati, para pendidik diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus sahabat yang menguatkan perjalanan para santri menuju masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar elTAHFIDH Indonesia untuk memperbarui semangat pengabdian, memperkuat sinergi, serta meneguhkan visi bersama dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan peradaban.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































