YOGYAKARTA, Mei 2026 – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar kegiatan observasi bertema “Peran Strategis UMKM Pasar Ngasem dalam Mengentaskan Kemiskinan” pada Sabtu, 21 Mei 2026, bertempat di Pasar Tradisional Ngasem, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, DIY. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian dan observasi lapangan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 yang berfokus pada upaya Tanpa Kemiskinan.
Program observasi ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemerataan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat akar rumput. Melalui observasi ini, mahasiswa meninjau langsung ekosistem ekonomi di kawasan cagar budaya tersebut. Pasar Ngasem dinilai telah sukses memadukan pelestarian nilai historis kuliner lokal dan pemanfaatan tata ruang publik modern melalui keberadaan Plaza Ngasem, yang secara nyata membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah bertahan secara ekonomi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan potensi sekaligus tantangan yang masih dihadapi oleh UMKM di Pasar Ngasem dalam mewujudkan lingkungan ekonomi yang berkeadilan. Dari hasil observasi, mahasiswa mengidentifikasi adanya ketimpangan pemerataan pengunjung, di mana keramaian hanya terpusat pada zona kuliner dan ruang publik. Kondisi ini dikonfirmasi langsung oleh Mbah Parinem, seorang pedagang buah di area non-kuliner, yang menyatakan bahwa lapaknya terasa biasa saja dan tidak ikut terdampak keramaian tren kuliner yang sedang viral. Selain itu, kegiatan ekonomi yang tinggi di zona makanan ini memunculkan permasalahan pengelolaan sampah yang masih belum optimal, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan bau.
Selama proses kegiatan, tim mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY terjun langsung mewawancarai pengunjung dan pedagang dengan penuh antusias. Suasana berlangsung interaktif, terutama saat mereka mendengarkan keluhan Ibu Romi, salah satu pengunjung yang menyoroti kurangnya transparansi harga. Ia menyayangkan masih adanya praktik pedagang yang mematok harga lebih mahal kepada pengunjung luar kota dibandingkan pengunjung lokal jika dikomparasi dengan pasar lainnya seperti Pasar Kranggan. Mahasiswa turut mengajak peserta wawancara berdiskusi mengenai berbagai permasalahan tersebut.

Selain melakukan observasi, tim mahasiswa juga merumuskan rekomendasi perbaikan dan edukasi publik yang mencakup peningkatan sistem pengelolaan sampah, penataan fasilitas pasar untuk pemerataan rezeki antar pedagang, serta kewajiban memajang daftar harga yang jelas bagi lapak kuliner. Melalui pendekatan strategis ilmu komunikasi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif pedagang dan pengunjung dalam merawat kelestarian pasar. Hasil akhir observasi ini nantinya akan diwujudkan dalam bentuk poster kampanye yang dapat diakses publik guna meningkatkan kesadaran Masyarakat dan pembuatan desain daftar harga, hal ini bertujuan supaya tidak ada lagi pengunjung yang merasa dijebak dengan harga mahal, sehingga pembeli baik lokal maupun luar kotapun bisa berbelanja dengan tenang dan nyaman.
Tim Observasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY:
Aprilia Choiriah 25040830218
Fitriana Juwana 25040830220
Ngadzro’ul Waviroh 25040830019
Edward Nathaniel 25040830190
Hanif Tri Ashari 2504083167
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































