Gresik, Juli 2026 – SubKelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 8 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya berhasil melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna berupa spinner peniris minyak pada UMKM Latansa di Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk kerupuk sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi.
Program ini berawal dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa proses penirisan minyak pada kerupuk masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan kandungan minyak pada produk relatif tinggi sehingga mempengaruhi kerenyahan, kebersihan kemasan, serta daya simpan produk. Selain itu, proses penirisan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga mengurangi efisiensi produksi.
Sebagai solusinya, tim KKN merancang dan menyerahkan satu unit spinner peniris minyak kepada mitra. Alat ini memanfaatkan gaya sentrifugal untuk memisahkan minyak dari permukaan kerupuk secara lebih cepat dan efektif. Bersamaan dengan penerapan alat, mahasiswa juga memberikan pelatihan mengenai pengoperasian dan perawatan spinner, manajemen produksi, serta strategi pemasaran sederhana berbasis media digital agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Hasil implementasi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Waktu penisan minyak yang sebelumnya memerlukan sekitar 10–15 menit kini dapat diselesaikan hanya dalam 3–5 menit. Kandungan minyak pada kerupuk berkurang sehingga menghasilkan produk yang lebih renyah, lebih higienis, dan memiliki daya simpan yang lebih baik. Mitra juga telah mampu mengoperasikan serta merawat alat secara mandiri setelah mengikuti pelatihan yang diberikan oleh tim KKN.
Selain meningkatkan kualitas produksi, kegiatan ini turut memperkuat kapasitas UMKM dalam pengelolaan usaha. Pendampingan yang diberikan meliputi perencanaan produksi, pengelolaan persediaan, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk kerupuk UMKM Latansa.
Dosen pembimbing bersama mahasiswa berharap inovasi teknologi tepat guna ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM Latansa dan menjadi contoh penerapan hasil pengabdian masyarakat yang berdampak nyata bagi peningkatan produktivitas serta daya saing usaha kecil. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































