Sukorejo, 11 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Group 10 sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengelolaan E-Commerce bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Batik Pelemahan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan pengabdian masyarakat yang dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran UMKM setempat.
Program yang digagas oleh tiga mahasiswa KKN Group 10 ini hadir sebagai respons atas kondisi pelaku UMKM Batik Pelemahan yang selama ini masih mengandalkan metode pemasaran konvensional, sementara peluang pasar digital melalui media sosial dan marketplace belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendampingan langsung, mahasiswa berupaya menjembatani kesenjangan tersebut agar pelaku usaha batik dapat bersaing di era digital.
Dalam pelaksanaannya, materi yang disampaikan tidak terbatas pada teori semata. Mahasiswa KKN turut mendampingi peserta secara praktik, mulai dari cara mengelola akun bisnis di media sosial, membuat konten promosi yang menarik, hingga memanfaatkan platform marketplace untuk memperluas jangkauan pasar produk batik. Pendekatan pendampingan langsung ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mempraktikkan strategi pemasaran digital sederhana secara mandiri setelah program berakhir.
Antusiasme pelaku UMKM Batik Pelemahan terlihat sepanjang jalannya kegiatan. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan media sosial sebagai sarana promosi hingga simulasi pembuatan akun toko di platform e-commerce. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta yang tidak segan bertanya seputar kendala teknis yang selama ini mereka hadapi dalam memasarkan produk secara daring.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN Group 10 menyampaikan bahwa keberhasilan program KKN tidak semata diukur dari terlaksananya kegiatan, melainkan dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat setelah program selesai. Oleh karena itu, mahasiswa berupaya menempatkan diri sebagai mitra yang mendengarkan kebutuhan pelaku UMKM dan memberikan solusi yang realistis serta mudah diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri pelaku UMKM Batik Pelemahan dalam mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital. Lebih jauh, program ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi yang saling menguntungkan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Mahasiswa KKN Group 10 berharap semangat berbagi ilmu dan pendampingan yang telah dilakukan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Batik Pelemahan untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing produk, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Desa Sukorejo secara berkelanjutan.
Sub Kelompok 10
Penulis: Rakeen Kresna Putra Rasmanajaya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































