Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (11/7/2026) Pukul 10.00 hingga selesai. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan penjualan produk.
Berdasarkan hasil observasi dan diskusi dengan masyarakat setempat, sebagian besar pelaku UMKM di Desa Raci Kulon masih mengandalkan pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan pemesanan melalui aplikasi WhatsApp. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran produk masih terbatas dan peluang pengembangan usaha belum dimanfaatkan secara optimal.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Untag Surabaya, Achmad Naufal Irsyadi, S.Hum., M.Li., memimpin pelaksanaan kegiatan bersama empat mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan difokuskan pada peningkatan literasi digital para pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan yang bersifat praktis.
Materi pelatihan meliputi pengenalan konsep dasar digital marketing, pengelolaan media sosial bisnis, teknik fotografi produk menggunakan telepon pintar, pembuatan konten promosi, serta strategi pemasaran digital melalui berbagai platform. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan dalam membuat dan mengelola toko daring pada platform marketplace.
Pelaksanaan program menggunakan pendekatan experiential learning dan participatory learning, yaitu peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mempraktekkan secara langsung keterampilan digital marketing yang diberikan. Dalam kegiatan ini, pelaku UMKM mempraktekkan pembuatan akun media sosial bisnis, penyusunan konten promosi, pengunggahan produk, hingga pengelolaan komunikasi dengan pelanggan melalui platform digital.
Menurut laporan pelaksanaan kegiatan, hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai digital marketing. Peningkatan tersebut tercermin dari hasil pre-test dan post-test serta bertambahnya jumlah pelaku UMKM yang memiliki akun media sosial dan marketplace aktif.
Selain peningkatan kompetensi peserta, program ini juga menghasilkan sejumlah luaran berupa laporan akhir, artikel ilmiah, publikasi media massa, dan video dokumentasi kegiatan. Tim pelaksana juga melakukan monitoring pasca pelatihan untuk melihat penerapan strategi pemasaran digital pada usaha masing-masing peserta.
“Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pelaku UMKM Desa Raci Kulon, ditemukan beberapa permasalahan prioritas yang menjadi hambatan dalam pengembangan usaha, khususnya dalam bidang pemasaran digital dan manajemen usaha,” demikian tertulis dalam laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Tim pelaksana merekomendasikan agar kegiatan pelatihan dan pendampingan digital marketing dilaksanakan secara berkelanjutan. Pendampingan lanjutan dinilai penting untuk memastikan pemanfaatan media sosial dan marketplace oleh pelaku UMKM Desa Raci Kulon dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan daya saing usaha di era digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































