Banyak desa di Indonesia memiliki potensi hasil perikanan yang melimpah, tetapi belum mampu memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi masyarakatnya. Kondisi ini juga saya temui saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukorejo. Desa ini memiliki potensi udang segar yang berkualitas, namun sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk mentah. Akibatnya, harga jual sangat bergantung pada kondisi pasar dan keuntungan yang diterima para pedagang maupun pelaku usaha menjadi terbatas. Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditas lokal melalui inovasi produk olahan.
Selama kegiatan KKN, kami berkolaborasi dengan salah satu pelaku usaha udang, yaitu Bapak Solikhin. Beliau menjadi mitra dalam pelaksanaan program inovasi olahan udang. Bersama beliau, kami mengembangkan beberapa produk seperti bakso udang, keripik udang, dan sambal udang sebagai alternatif untuk meningkatkan nilai jual hasil perikanan. Selain itu, kami juga menyusun buku resep beserta perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga dapat menentukan harga jual yang lebih tepat. Menurut saya, inovasi sederhana seperti ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun usaha yang lebih berkelanjutan.
Pelaksanaan program ini memberikan pelajaran bahwa pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya dengan penyampaian materi. Pendekatan yang lebih efektif adalah melalui praktik langsung dan diskusi bersama. Saat proses pembuatan produk berlangsung, kami saling bertukar pengalaman mengenai teknik pengolahan, kebersihan produksi, pengemasan, hingga peluang pemasaran. Antusiasme yang ditunjukkan Bapak Solikhin dan warga membuktikan bahwa masyarakat memiliki semangat untuk berkembang ketika diberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini semakin menguatkan keyakinan saya bahwa mahasiswa dapat menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di masyarakat.
Bagi saya, keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari selesainya program kerja atau laporan yang telah disusun, melainkan dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir. Harapan saya, inovasi olahan udang yang telah diperkenalkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sukorejo. Dengan kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan warga, potensi lokal tidak lagi berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi dapat berkembang menjadi produk bernilai tambah yang mampu memperkuat perekonomian desa.
Penulis : Siti Romlah
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































