Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan Seminar Program Kerja di Aula Kantor Desa Bonto Jai pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Seminar tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng, Andriadi, Kepala Desa Bonto Jai, Amiluddin, beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala dusun, ketua RT dan RW, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta Forum Anak Desa Bonto Jai. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN-T yang mengusung tema pemberdayaan desa berbasis potensi lokal.
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan berbagai program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut dirancang agar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan melalui pendekatan edukasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu program individu yang diperkenalkan adalah Sosialisasi Budaya Lokal oleh Muh. Farhan Fawwaz dari Program Studi Antropologi yang bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda untuk melestarikan budaya lokal sebagai identitas desa.
Di bidang lingkungan, Wahyu Aditya Pratama dari Teknik Lingkungan memperkenalkan program Eco Paving, yaitu pembuatan paving block berbahan sampah plastik sebagai solusi pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Fawnia Nasywa Zabrina dari Program Studi Ilmu Aktuaria memperkenalkan program Pemetaan Risiko pada Budidaya Rumput Laut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai risiko yang dihadapi pembudidaya rumput laut agar dapat ditentukan pengurangan risikonya.
Selanjutnya, Nur Husna dari Program Studi Agribisnis memperkenalkan program Pembuatan Pestisida Nabati yang bertujuan meningkatkan pengetahuan petani tentang pengendalian hama yang aman, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Kemudian, Nurul Afrizzah dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan memperkenalkan program Pembuatan Kerupuk Rumput Laut yang bertujuan meningkatkan nilai tambah rumput laut melalui inovasi produk olahan sehingga membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Selain itu, Putri Awalia dari Program Studi Agrobisnis Perikanan memaparkan program Strategi Pemasaran Olahan Produk Rumput Laut yang berfokus pada pengembangan kemasan, branding, promosi, dan pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing produk.
Melalui seminar ini, mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap seluruh program kerja dapat terlaksana melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat guna mendukung Desa Bonto Jai yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































