Siaran Berita, Jakarta, 6 Juli 2026 – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas menyerahkan Rekomendasi Strategis Konferensi Studi Nasional (KSN) PMKRI 2026 kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam audiensi yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Rekomendasi bertajuk “Kedaulatan Pangan dan Keadilan Ekologis Menuju Indonesia Maju” tersebut merupakan kontribusi intelektual PMKRI dalam memperkuat kebijakan kebangsaan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Rekomendasi Strategis KSN PMKRI 2026 merupakan hasil kajian dan diskusi yang melibatkan kader PMKRI, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan. Dokumen tersebut memuat sejumlah rekomendasi kebijakan mengenai penguatan kedaulatan pangan, keadilan ekologis, perlindungan masyarakat adat, serta penguatan demokrasi sebagai fondasi pembangunan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PP PMKRI sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Konferensi Studi Nasional, Marianus D. Humau, menegaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab intelektual PMKRI dalam menghadirkan gagasan strategis bagi proses perumusan kebijakan negara.
“Konferensi Studi Nasional PMKRI tidak berhenti sebagai ruang diskusi akademik, tetapi melahirkan rekomendasi kebijakan yang kami serahkan kepada negara sebagai bentuk kontribusi pemikiran organisasi. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi dalam memperkuat agenda legislasi dan kebijakan nasional, khususnya terkait penguatan kedaulatan pangan, keadilan ekologis, perlindungan hak-hak masyarakat adat, serta pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Presidium PP PMKRI, Susana F. M. Kandaimu, menegaskan bahwa PMKRI akan terus membangun tradisi dialog yang konstruktif dengan lembaga-lembaga negara sebagai bagian dari pengabdian organisasi kepada bangsa.
“PMKRI hadir tidak hanya untuk menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi. Kami meyakini Indonesia Maju harus dibangun di atas fondasi keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat, serta demokrasi yang semakin partisipatif. Karena itu, sinergi antara masyarakat sipil dan lembaga negara menjadi penting untuk melahirkan kebijakan kebangsaan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengapresiasi penyampaian Rekomendasi Strategis KSN PMKRI 2026. Menurutnya, kontribusi pemikiran dari kalangan mahasiswa merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi dan pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa MPR RI terbuka terhadap berbagai masukan yang konstruktif sebagai bahan penguatan kehidupan kebangsaan dan penyelenggaraan negara.
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara PMKRI dan MPR RI dalam mendorong lahirnya kebijakan kebangsaan yang semakin berkeadilan, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan pembangunan nasional. PMKRI berharap rekomendasi yang disampaikan dapat menjadi salah satu referensi dalam proses perumusan kebijakan negara menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































