YOGYAKARTA – Kegiatan bertajuk “Gerakan Pekarangan Sehat Hemat” dilaksanakan pada 16 Mei 2026 di salah satu rumah warga di Dusun Sayangan, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Program ini mendukung tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 1: Tanpa Kemiskinan, SDGs 2: Tanpa Kelaparan, dan SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah mereka menjadi lahan produktif dengan menanam sayuran untuk kebutuhan sehari-hari. Sayuran yang ditanam juga lebih sehat karena dapat dirawat secara langsung oleh pemilik rumah tanpa penggunaan bahan kimia berlebihan.
Program ini dilaksanakan oleh empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta, yaitu Salsabila Nur Ramadhani, Putri Nur Rida Aulia, Destri Rohmiyati, dan Muhammad Atha Annafi. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai cara sederhana menanam sayuran menggunakan media tanam yang murah dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar rumah seperti bekas galon sekali pakai, polybag, dan tanah pekarangan. Edukasi tersebut diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar masyarakat dapat mempraktikkannya sendiri di rumah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan kepedulian mahasiswa terhadap ketahanan pangan keluarga dan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Materi yang disampaikan meliputi cara menanaman cabai, kangkung, bayam, dan tomat, serta cara merawat tanaman agar tidak lagi dan terbebas dari serangga. Kegiatan dilakukan secara langsung bersama salah satu warga Dusun Sayangan, yaitu Ibu Supartini, yang menjadi penerima manfaat dari program tersebut. Selain memperoleh bibit tanaman, Ibu Supartini juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan pekarangan rumah agar lebih produktif dan bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. “Saya merasa program dari mahasiswa sangat bermanfaat karena sekarang pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran sendiri sehingga lebih hemat dan sehat,” ujar Ibu Supartini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dusun sayangan setempat semakin sadar pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus menciptakan pola hidup yang lebih sehat. Program “Gerakan Pekarangan Sehat Hemat” sangat diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mendukung pelaksanaan SDGs di lingkungan masyarakat pedesaan. Di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok, pemanfaatan pekarangan rumah dapat menjadi solusi sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Selain itu, lingkungan rumah juga menjadi lebih hijau, asri, dan nyaman dipandang. Universitas Negeri Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengabdian kepada masyarakat. Ke depannya, kegiatan yang serupa sangatdiharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































