Bantul (MTsN 6 Bantul) – Koordinator kokurikuler MTsN 6 Bantul mendampingi siswa dalam kegiatan penyiapan lahan pertanian melalui penataan hebel sebagai pembatas lahan serta penataan debog pisang yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik, Jumat (9/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kokurikuler berbasis praktik yang bertujuan menanamkan keterampilan hidup dan kepedulian lingkungan kepada peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, siswa secara bergotong royong menata hebel untuk membentuk lahan tanam yang rapi dan tertata. Selain itu, siswa juga belajar memanfaatkan debog pisang sebagai pupuk alami dengan cara menyusunnya pada area tanam yang telah disiapkan. Pendampingan langsung dari koordinator kokurikuler dan guru pembimbing membuat siswa lebih memahami fungsi setiap tahapan kegiatan.
Koordinator kokurikuler MTsN 6 Bantul, Novara Lusy menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar pertanian, tetapi juga menanamkan nilai kreativitas dan pemanfaatan bahan alami di sekitar lingkungan madrasah. “Siswa diajak berpikir sederhana namun inovatif. Menata hebel dan memanfaatkan debog sebagai pupuk adalah contoh nyata bahwa bertani itu keren dan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, bekerja sama, dan menunjukkan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memiliki keterampilan dasar dalam pengelolaan lahan pertanian.
Kegiatan penyiapan lahan ini menjadi tahap awal sebelum proses penanaman dan perawatan tanaman. MTsN 6 Bantul terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan menyenangkan melalui kegiatan kokurikuler yang mendukung penguatan karakter siswa. (vha)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































