Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Pemanfaatan Tumbuhan Lokal melalui Eco Printing sebagai Media Pembelajaran Keanekaragaman Hayati di SDN 246 Bonto Bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Selasa (21/07/2026).
Program tersebut bertujuan memperkenalkan pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan ramah lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai keanekaragaman hayati serta mengajak siswa mempraktikkan teknik eco printing menggunakan daun dan bunga yang diperoleh dari lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kekayaan hayati lokal sekaligus menumbuhkan kreativitas melalui pemanfaatan bahan-bahan alami.
Penanggung jawab program, Marsyah M., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa dapat belajar secara langsung melalui pengalaman sehingga materi keanekaragaman hayati menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan.
“Melalui eco printing, kami ingin mengajak siswa mengenal berbagai jenis tumbuhan yang ada di sekitar mereka sekaligus memahami bahwa tumbuhan lokal dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang kreatif. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan sejak usia dini,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah karena menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi alam di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala SDN 246 Bonto Bonto, Supriadi, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.
“Program ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa karena mereka dapat mengenal tumbuhan di lingkungan sekitar melalui praktik secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mendukung pembelajaran yang lebih kreatif dan berbasis lingkungan,” tuturnya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap eco printing dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran berbasis potensi lokal yang mendukung pendidikan lingkungan, meningkatkan kreativitas siswa, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian keanekaragaman hayati di Desa Bonto Somba.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































