Program Studi Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Diponegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berwawasan global melalui penyelenggaraan UNDIP Global Classroom dalam mata kuliah Reformasi Birokrasi dan Inovasi.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menghadirkan narasumber internasional dari Malaysia, Dr. Nur Shahira Mior Sharifuddin dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), serta dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP Undip, Dr. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin.
Melalui forum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pemikiran akademik yang berkembang di luar Indonesia, khususnya terkait reformasi birokrasi, inovasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan tantangan administrasi publik kontemporer.
Kehadiran narasumber internasional menghadirkan sudut pandang yang segar tentang bagaimana sektor publik merespons perubahan melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan data dalam pengambilan kebijakan.
Dalam pembukaan kegiatan, Dekan FISIP Undip, Dr. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., menekankan pentingnya kolaborasi akademik internasional sebagai bagian dari penguatan mutu pembelajaran di lingkungan fakultas.
Melalui kegiatan seperti ini, FISIP Undip menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Sambutan pembuka tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa internasionalisasi merupakan bagian dari orientasi institusi dalam menyiapkan lulusan yang mampu membaca persoalan publik secara luas.
Kehadiran forum daring lintas negara ini memperkuat pesan bahwa pembelajaran di Administrasi Publik Undip diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang peka terhadap perbandingan kebijakan, terbiasa dengan dialog akademik global, dan siap menghadapi kompleksitas tata kelola modern.
Paparan Narasumber UniSZA

Dalam sesi utama, Dr. Nur Shahira Mior Sharifuddin memaparkan materi yang menyoroti hubungan antara inovasi sektor publik dan transformasi pelayanan, dengan menempatkan tata kelola sebagai unsur kunci dalam keberhasilan reformasi.
Penjelasan yang disampaikan dalam konteks smart governance dan public sector innovation memberi landasan bagi mahasiswa untuk melihat bahwa pembaruan birokrasi tidak dapat dilepaskan dari integrasi teknologi, data, koordinasi lintas aktor, dan orientasi pada pengalaman pengguna layanan.
Beliau juga menegaskan bahwa perubahan dalam sektor publik menuntut lebih dari sekadar digitalisasi prosedur. Inovasi yang efektif memerlukan penyesuaian tata kelola, kemampuan berkolaborasi antar pemangku kepentingan, serta keberanian untuk mengembangkan pendekatan baru dalam penyediaan layanan.
Perspektif ini relevan dengan pembahasan reformasi birokrasi karena menunjukkan bahwa pembaruan administrasi publik harus bergerak seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Tanggapan Pembahas
Diskusi menjadi semakin hidup ketika Prof. Dr. Sri Suwitri, M.Si. dan Dr. Augustin Rina Herawati, M.Si. menyampaikan pembahasan yang memperkaya perspektif narasumber.
Keduanya mengaitkan paparan internasional tersebut dengan konteks Indonesia, khususnya dalam upaya membangun birokrasi yang responsif, inovatif, dan berorientasi pelayanan.
Pembahasan juga menyoroti pentingnya melihat reformasi birokrasi sebagai proses kelembagaan yang menuntut konsistensi kebijakan, adaptasi organisasi, dan keberanian mengubah pola kerja tradisional.
Dalam suasana yang interaktif, para pembahas mendorong mahasiswa untuk menimbang bagaimana gagasan inovasi publik dapat diterapkan secara kontekstual dalam pemerintahan dan pelayanan publik di Indonesia.
Antusiasme Mahasiswa
Mahasiswa Administrasi Publik terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Sesi tanya jawab menunjukkan ketertarikan besar terhadap perbandingan praktik tata kelola publik di berbagai negara, termasuk bagaimana Malaysia mengembangkan pendekatan inovatif dalam merespons tantangan sektor publik.
Antusiasme itu mencerminkan kebutuhan mahasiswa akan ruang belajar yang tidak berhenti pada pembacaan teks, melainkan membuka percakapan langsung dengan praktisi dan akademisi internasional.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberi manfaat akademik yang nyata karena memperluas cara pandang terhadap reformasi birokrasi sebagai tema yang dinamis dan transnasional.
Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami bahwa isu pelayanan publik, kolaborasi pemerintahan, dan inovasi kelembagaan merupakan tantangan bersama yang membutuhkan pertukaran pengalaman lintas negara.
Jejaring Global FISIP
Lebih jauh, UNDIP Global Classroom menegaskan arah internasionalisasi akademik FISIP Undip melalui penguatan jejaring global dengan perguruan tinggi mitra.
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa kerja sama akademik dapat diwujudkan dalam pertemuan ilmiah yang memperkaya proses belajar, memperluas referensi keilmuan, dan membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret.
Dalam konteks itu, pembelajaran berbasis global engagement dan collaborative learning menjadi semakin penting bagi pendidikan tinggi. FISIP Undip menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik yang dibekali dengan kemampuan berpikir kritis, komparatif, dan reflektif terhadap isu-isu administrasi publik kontemporer.
Kegiatan UNDIP Global Classroom pada mata kuliah Reformasi Birokrasi dan Inovasi menjadi salah satu wujud nyata komitmen FISIP Undip dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, terbuka, dan berdaya saing internasional.
Melalui forum daring ini, mahasiswa dapat merasakan langsung bagaimana dialog lintas negara dapat memperkaya pemahaman terhadap reformasi birokrasi dan inovasi sektor publik.
Dengan menghadirkan narasumber internasional, pembahas akademik, dan partisipasi aktif mahasiswa, FISIP Undip meneguhkan langkahnya sebagai fakultas yang terus membangun ekosistem pembelajaran global, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas keilmuan.
Inisiatif seperti ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat posisi Program Studi Administrasi Publik Undip sebagai ruang akademik yang responsif terhadap tantangan administrasi publik di tingkat nasional maupun internasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































