Oleh : Diya Putri Kinanti
Novi Andari, S.S., M. Pd
Gresik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 6 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melalui Sub Kelompok 6 melaksanakan program kerja penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat peniris minyak (spinner) bagi mitra industri rumah tangga di Desa Mojopuro Gede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Program ini merupakan bentuk penerapan teknologi yang dirancang berdasarkan kebutuhan mitra guna membantu meningkatkan kualitas produk keripik pisang dan keripik sukun melalui proses penirisan minyak yang lebih optimal.
Program tersebut diawali dengan kegiatan observasi dan identifikasi permasalahan yang dilakukan mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Dari hasil pengamatan dan diskusi bersama mitra, diketahui bahwa proses penirisan minyak setelah penggorengan masih dilakukan secara manual menggunakan saringan. Metode tersebut dinilai belum mampu mengurangi kandungan minyak secara maksimal sehingga minyak masih banyak menempel pada permukaan keripik. Kondisi ini menyebabkan tekstur keripik lebih cepat melempem, tampilan produk kurang menarik, serta memengaruhi daya tahan produk selama penyimpanan.
Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan alat peniris minyak sebagai solusi yang diharapkan dapat membantu proses produksi mitra. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan gaya sentrifugal untuk memisahkan minyak dari keripik setelah proses penggorengan. Dibandingkan dengan metode penirisan manual, penggunaan alat mampu mempercepat proses penirisan sekaligus menghasilkan pengurangan minyak yang lebih merata. Dengan demikian, keripik yang dihasilkan menjadi lebih kering, tetap renyah, dan memiliki daya simpan yang lebih baik secara alami.
Salah satu nilai lebih dari alat yang dikembangkan oleh Sub Kelompok 6 terletak pada fitur pengatur kecepatan putaran. Berbeda dengan alat peniris minyak yang umumnya hanya menggunakan satu tingkat kecepatan, alat ini dilengkapi beberapa pilihan kecepatan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik produk yang ditiriskan. Pengguna dapat memilih tingkat putaran sesuai dengan kondisi keripik sehingga proses penirisan menjadi lebih optimal. Fitur tersebut juga membantu menjaga bentuk keripik agar tidak mudah rusak, sekaligus memastikan minyak yang menempel dapat berkurang secara efektif.
Selain melakukan penyerahan alat, mahasiswa KKN juga menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan kepada mitra. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan cara pengoperasian alat, pemanfaatan setiap pilihan kecepatan, serta langkah-langkah perawatan agar alat dapat digunakan secara berkelanjutan. Pendampingan ini menjadi bagian penting dari program kerja agar teknologi yang diberikan tidak hanya berhenti sebagai bantuan alat, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan produksi sehari-hari.
Pelaksanaan program mendapat respons positif dari mitra karena alat yang diperkenalkan dinilai mudah dioperasikan dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kehadiran alat peniris minyak diharapkan mampu membantu menghasilkan keripik dengan kualitas yang lebih baik, mulai dari tekstur yang lebih renyah, kandungan minyak yang lebih sedikit, hingga daya simpan produk yang lebih lama. Peningkatan kualitas tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan.
Bagi mahasiswa, program ini menjadi pengalaman dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui teknologi yang sederhana namun tepat guna. Sementara bagi mitra, alat peniris minyak diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung dalam meningkatkan kualitas proses produksi sehingga produk yang dihasilkan memiliki mutu yang lebih konsisten.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Reguler 6 Untag Surabaya menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu diwujudkan dalam teknologi yang kompleks. Pengembangan alat peniris minyak dengan fitur pengatur kecepatan merupakan inovasi sederhana yang lahir dari hasil identifikasi kebutuhan mitra di lapangan. Dengan menggabungkan proses observasi, perancangan alat, sosialisasi, hingga pendampingan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mitra sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi industri rumah tangga di Desa Mojopuro Gede.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































