Gresik, 11 Juli 2026 — Program Edukasi Literasi Digital dan Pencegahan Hoaks berbasis AI dilaksanakan di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dengan kelompok ibu-ibu PKK Desa Asempapak ditetapkan sebagai sasaran mitra utama.
Program ini dirancang dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan literasi digital, yang difokuskan pada penerapan sistem penyaringan informasi dan bijak bermedia sosial sejak dari lingkup keluarga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada mekanisme hukum UU ITE serta ancaman teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) seperti deepfake sebagai solusi pencegahan kejahatan digital yang praktis namun berdampak luas bagi keamanan keluarga. Program Literasi Digital dihadirkan sebagai media edukasi sekaligus sistem perlindungan informasi berbasis masyarakat, di mana warga tidak hanya diberi pemahaman tentang pentingnya memilah berita hoaks, tetapi juga dilibatkan langsung dalam praktik pemanfaatan AI secara positif dan aman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, materi edukasi dipilah dan disampaikan melalui dua sesi interaktif. Sesi pertama mengenai aspek hukum siber dibawakan langsung oleh dosen hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Bapak Anggit Wasesa Praja, S.H., M.H., yang memberikan pemahaman mengenai batasan hukum pencemaran nama baik di media sosial serta pentingnya penerapan rumus T.H.I.N.K sebelum menyebarkan informasi. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan pelatihan mendeteksi ciri-ciri video manipulasi deepfake AI untuk mencegah modus penipuan finansial. Melalui mekanisme ini, keamanan privasi dan ruang digital keluarga dapat lebih terjaga, sementara manfaat produktif dari teknologi AI turut dirasakan oleh masyarakat sebagai hasil dari pemanfaatan teknologi yang dikelola secara bijak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai wujud kontribusi akademisi dalam menjawab persoalan kejahatan siber dan misinformasi di tingkat desa. melalui pendekatan edukasi interaktif yang melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa, program literasi digital ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah-wilayah lain dengan karakteristik serupa. Masyarakat Desa Asempapak sebagai mitra menyambut baik pelaksanaan program ini karena dinilai memberikan pengetahuan baru mengenai pentingnya kewaspadaan digital sejak dari rumah tangga. Mitra mengungkapkan bahwa sosialisasi dan pendampingan yang diberikan mudah dipahami serta memberikan gambaran nyata mengenai mekanisme deteksi manipulasi informasi cyber Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial terus meningkat dan kecakapan digital dapat berkembang menjadi kebiasaan rutin yang memberikan manfaat bagi keamanan ruang digital maupun peningkatan nilai produktivitas ekonomi masyarakat.
Narahubung:
Annisa Rahmania Firdausi Prodi Ilmu Komunikasi
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































