JAKARTA BARAT – Mahasiswa Kuliah Peduli Negeri (KPN) menggelar seminar edukasi digital bertajuk “Think Before You Post: Bijak Bersosial Media di Era Digital” di SMK An Nurmaniyah Tangerang pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya peningkatan literasi digital di kalangan pelajar SMA/sederajat di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan arus informasi digital.
Seminar tersebut dirancang sebagai kegiatan edukatif interaktif yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijak, etis, dan bertanggung jawab. Melalui pendekatan edukatif-partisipatif dan experiential learning, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam simulasi, diskusi, roleplay, hingga praktik langsung terkait etika digital dan literasi media sosial.
Kegiatan berlangsung di SMK An Nurmaniyah Tangerang mulai pukul 13.00 WIB dengan rangkaian acara registrasi peserta, pembukaan, sambutan, ice breaking, seminar utama, sesi tanya jawab, hingga penutupan kegiatan. Materi utama seminar disampaikan oleh Fathur Rahman Nugroho selaku ketua pelaksana sekaligus pemateri utama dalam kegiatan tersebut.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa menyoroti tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang pembentukan identitas diri dan interaksi sosial generasi muda. Namun, rendahnya pemahaman mengenai etika digital membuat banyak pelajar rentan terhadap hoaks, cyberbullying, misinformasi, hingga dampak negatif digital footprint terhadap masa depan mereka.
Melalui seminar “Think Before You Post”, peserta diajak memahami pentingnya berpikir sebelum membagikan informasi di media sosial. Materi yang diberikan mencakup etika berkomunikasi di ruang digital, kemampuan memilah informasi yang valid dan hoaks, kesadaran terhadap jejak digital, serta pemanfaatan media sosial secara lebih positif dan produktif.

Tidak hanya berupa seminar, kegiatan ini juga menghadirkan simulasi dan roleplay media sosial. Peserta diberikan studi kasus terkait penyebaran hoaks, cyberbullying, dan kesalahan etika digital untuk dianalisis bersama. Metode ini dilakukan agar siswa mampu memahami secara langsung dampak dari perilaku digital yang tidak bijak serta belajar menerapkan komunikasi yang lebih sehat di media sosial.
Selain itu, siswa juga mengikuti campaign experience, yaitu kegiatan membuat kampanye digital sederhana secara berkelompok untuk mengedukasi lingkungan sekitar mengenai penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola penggunaan media sosial dari yang sebelumnya bersifat konsumtif menjadi lebih kreatif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penyelenggara kegiatan menilai bahwa edukasi literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di era perkembangan teknologi yang sangat cepat. Berdasarkan data yang diangkat dalam proposal kegiatan, tingginya intensitas penggunaan media sosial pada remaja memiliki kaitan dengan kesehatan mental, kualitas interaksi sosial, hingga prestasi belajar apabila tidak digunakan secara bijak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa mampu memahami bahwa media sosial bukan sekadar ruang hiburan, melainkan juga sarana pengembangan diri, kreativitas, personal branding, hingga penyebaran konten positif. Seminar ini sekaligus menjadi upaya mendukung peningkatan kualitas literasi digital masyarakat Indonesia dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 16 mengenai pembangunan masyarakat yang sadar, bertanggung jawab, dan beretika di ruang digital.
Target kegiatan ini di antaranya meningkatkan kesadaran siswa mengenai etika bermedia sosial, kemampuan menyaring informasi, memahami dampak digital footprint, serta mendorong siswa lebih kritis dalam menggunakan media sosial. Penyelenggara menargetkan sebagian besar peserta mampu memahami konsep literasi digital dan menerapkannya dalam interaksi digital sehari-hari.
Kegiatan seminar berlangsung dengan suasana interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Siswa terlihat aktif mengikuti sesi diskusi, simulasi, hingga tanya jawab terkait berbagai fenomena digital yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Dokumentasi kegiatan seminar dapat dilihat melalui akun Instagram @otakanan.production. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Otakanan Production sebagai pihak yang membantu publikasi dan dokumentasi acara.
Oleh:
AGUNG YULISTYONO 44123010026
FAKHRI ULWAN MUKAROM 44123010013
FATHUR RAHMAN NUGROHO 44123010046
IQBAL KHANAFI NIRMANANDA 44123010025
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

































































