Mahasiswa UIN Palopo gelar seminar edukatif tentang penggunaan Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar di SMA Negeri 2 Palopo. Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini diselenggarakan oleh tim mahasiswa dengan tujuan meningkatkan literasi digital siswa di tengah cepatnya perkembangan teknologi. Tema utama seminar menekankan penggunaan AI secara aman dan produktif sehingga pelajar dapat memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan kontrol atas proses belajar mereka.
Dalam sesi pembukaan, pemateri menjelaskan pengertian AI serta perkembangannya dalam dunia pendidikan, termasuk bagaimana alat berbasis AI kini membantu proses pembelajaran dan riset. Penjelasan tersebut disertai contoh konkret, seperti penggunaan AI untuk mencari referensi, memetakan materi pembelajaran, dan memicu kreativitas siswa lewat ide-ide baru. Materi ini bertujuan membuka pemahaman bahwa AI bukan pengganti guru, melainkan alat bantu yang memperkaya proses belajar jika digunakan dengan tepat.
Seminar juga menyoroti manfaat praktis AI bagi pelajar, misalnya mempercepat pencarian informasi, menyusun rangkuman materi, serta membantu latihan soal. Namun, penyaji menegaskan pentingnya tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi. Edukasi tentang cara menggunakan AI secara bijak diberikan agar siswa tetap aktif berpikir kritis dan mengecek keakuratan informasi yang diperoleh dari platform AI.
Selain manfaat, acara membahas pula dampak positif dan negatif penggunaan AI di kalangan pelajar. Dampak positif mencakup efisiensi belajar dan peningkatan kreativitas, sedangkan dampak negatif meliputi potensi ketergantungan, penyebaran informasi keliru, dan risiko plagiarisme. Penyaji menekankan etika penggunaan AI dan pentingnya menghindari tindakan plagiarisme dengan selalu mencantumkan sumber dan memodifikasi output AI sesuai kebutuhan akademis.
Keamanan data pribadi menjadi topik penting dalam seminar. Peserta diberikan tips praktis menjaga privasi saat menggunakan platform AI, seperti membatasi informasi pribadi yang dibagikan, memeriksa kebijakan privasi layanan, dan menggunakan pengaturan keamanan yang tersedia. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk melindungi identitas dan data siswa di lingkungan digital yang semakin terbuka.
Suasana seminar tercatat sangat interaktif dan edukatif; antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi tanya jawab. Diskusi berlangsung hidup dengan contoh kasus nyata yang relevan bagi keseharian pelajar. Peran mahasiswa sebagai penyelenggara dan pemateri mendapat apresiasi karena mampu menyampaikan materi teknis dengan bahasa yang mudah dipahami.
Sebagai pembawa acara (MC), Afriyanti S. Tallesang memandu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir, memastikan sesi berjalan terstruktur dan interaksi antara pemateri dan siswa berlangsung lancar. Kehadiran mahasiswa UIN Palopo di SMA Negeri 2 Palopo menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam memberikan edukasi digital kepada pelajar dan membangun jembatan antara dunia akademik dan sekolah menengah.
Pada akhir acara, penyelenggara berharap siswa mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar yang positif, aman, dan bertanggung jawab. Dengan bekal literasi digital, etika, dan kemampuan berpikir kritis, diharapkan generasi muda dapat menggunakan teknologi untuk memperkaya proses belajar tanpa mengorbankan integritas akademis maupun keamanan data pribadi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































