Bogor, April 2026 — Menghadapi derasnya arus globalisasi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berinisiatif mengambil peran nyata dalam menjaga eksistensi budaya nusantara. Melalui Skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mereka sukses menginisiasi program edukasi interaktif bertajuk “Menanamkan Nilai Cinta Tanah Air Melalui Edukasi Interaktif”. Agenda bermakna ini dilaksanakan langsung di SD Negeri Muara Beres, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Untuk memantik antusiasme para siswa, sesi awal dibuka dengan ice breaking yang seru dan dinamis sebelum masuk ke pemaparan materi utama mengenai nilai-nilai nasionalisme lewat media PowerPoint (PPT). Menariknya, kebudayaan Jawa Barat sengaja dipilih sebagai highlight utama karena dirasa memiliki kedekatan geografis dan emosional dengan keseharian siswa di sana. Tidak sekadar mendengarkan pemaparan materi, audience juga ditantang lewat sesi kuis edukatif seputar lambang negara dan lagu daerah. Suasana kelas makin pecah saat para siswa dengan penuh percaya diri tampil di depan kelas, baik individu maupun berkelompok untuk menyanyikan lagu tradisional. Sebagai bentuk apresiasi, tim mahasiswa juga membagikan reward berupa hadiah menarik bagi siswa yang aktif berpartisipasi.

Aksi nyata yang menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dimentori langsung oleh dosen UBSI, Donna Ekawaty, dan dikomandoi oleh Asri Suci Ramadhani selaku Ketua Pelaksana. Project ini digerakkan oleh sembilan mahasiswa dedikatif, di mana salah satu peran krusialnya dipegang oleh Irba Halima Suryamelinda. Bersama rekan setimnya, Nabila Dwi Savitri, Irba bertindak sebagai konseptor teknis games, bertanggung jawab penuh mengawal jalannya kuis, hingga berkontribusi aktif dalam penyusunan proposal serta laporan akhir kegiatan. Kelancaran agenda ini juga didukung penuh oleh anggota tim lainnya, yaitu Amanda Disya Andini, Bulan Sekar Wangi, Clara Pramudita, Finka Priliadini, Kaifa Amatussabur Fikri, dan Tariz Purwaningtiasyaki.

Di balik kesuksesan acara yang meriah ini, tersimpan proses persiapan matang yang dilalui oleh tim mahasiswa selama berminggu-minggu. Mulai dari melakukan survei lokasi, merancang kurikulum game edukasi yang ramah anak, hingga menyusun strategi komunikasi interpersonal agar materi yang berbobot dapat tersampaikan secara ringan dan santai. Pengalaman berharga ini tidak hanya melatih skill project management dan kerja sama tim para mahasiswa di luar kelas, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana ilmu komunikasi yang mereka pelajari di bangku kuliah dapat diimplementasikan secara konkret demi memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.
Respon positif dan apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah SD Negeri Muara Beres. Program dengan pendekatan edutainment (edukasi rekreatif) ini dinilai sukses membawa metode pembelajaran baru yang mampu menstimulus aspek keterampilan, budaya, sosial, hingga spiritual para siswa sekaligus. Berdasarkan hasil evaluasi di akhir acara, kegiatan ini terbukti efektif mendongkrak keberanian berkomunikasi (public speaking), kepercayaan diri, serta rasa bangga siswa terhadap identitas budaya lokal. Harapannya, program kreatif seperti ini bisa terus berlanjut secara konsisten guna membentengi karakter generasi penerus agar tetap bangga dan cinta pada kekayaan bangsa sendiri sejak usia dini.
Irba Halima Suryamelinda- 44221511- 44.6C.01
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































